Selasa, 28 Oktober 2008

JJS (jalan-jalan siang) ke TVRI












(Foto Bu Tri di depan TVRI dan gedung STC)



Assalamu'alaikum....
Kemarin siang,tepatnya hari Senin 27 oktober 2008, seusai jam sekolah KB/TKIT Lebah Madu, saya dan Bu Tri pergi ke TVRI yang berlamat di jalan Gerbang Pemuda,Senayan. Kami berdua memutuskan pergi kesana dengan bis TRANS BSD jurusan BSD-Ratu plaza. Sebelumnya kami ingin kesana naik kereta,namun karena kami tidak ingin spekulasi dengan jadwal kereta (cat:jadwal kereta tidak pasti) jadi kami lebih memilih bis trans BSD. Tepat jam 12.15 bis pun melaju,kurang lebih jam 1.15 kami sampai di halte Senayan City. Saya dan Bu Tri,melanjutkan perjalanan ke TVRI dengan taxi dan hanya terkena Rp.8.500,-.
Sesampainya disana,kami pun langsung menuju ke bagian produksi musik. Kesan pertama yang kami tangkap adalah "Suram dan Lama",bagaimana tidak??? Gedung sebesar itu,terlihat sepi dan tidak terlalu banyak penerangan (cat:sepertinya menganut sistem "Hemat Energi,Hemat Biaya"). Namun,satu yang pasti dan yang kami suka adalah orang-orang TVRI dipenuhi banyak senyuman. Sebagai tamu,kami merasa dihargai ketika kami bertanya soal apapun. Nah,sambil menunggu Pak Imam,produser acara Varia Anak,kami pun pergi ke masjid untuk sholat. Masjidnya cukup besar,tapi agak kurang terawat. Sayang.........eit..tunggu dulu ternyata suasana di masjid cukup sejuk,lantunan Quran terdengar dari bagian bawah masjid. Subhanallah,masih ada juga Bapak-bapak di TVRI yang menyempatkan diri hanya untuk membaca Quran disana. (cat: salut untuk Bapak tersebut).
Sekembalinya kami dari Sholat,ternyata Pak Imam tidak dapat dipastikan kedatangannya,akhirnya kami berkomunikasi dengan Bapak Rahmat dan Bu Susi. Kami berdua menanyakan segala hal yang berhubungan dengan varia anak,sayangnya untuk tahun depan pun acara tersebut belum dipastikan kelanjutannya apalagi untuk mengikuti acara tersebut,kami harus mempersiapkan proposal.
Setelah berbincang-bincang,kami pun langsung pamit. Seperti biasa,dengan senyuman mereka berharap kami kembali selasa depan untuk bertemu langsung dengan Pak Imam. (cat: kami harus rapat koordinasi dulu ya pak,maaf...)
Rasanya ingin segera pulang....kami naik bis 102 jur.ciputat-tanah abang untuk kembali ke Halte dan menunggu bis Trans.
Hmm...bukan Venty namanya kalau tidak memanfaatkan waktu untuk jalan-jalan. Saya langsung mengajak Bu Tri ke SOGO (cat:hanya beli minuman untuk di bis he...). Ternyata hanya seperti itu,sepi....tidak terlalu banyak orang dan makanan kemasan pun tidak banyak yang terdeteksi ke halalannya. So,kalau belanja disana harus betul-betul pasang mata plus pakai "kacamata kuda" agar jalannya lurus...terus. Tidak puas disitu,kami pun jalan ke STC melewati plaza Senayan. Kondisinya,sama saja...sepi. Beda sekali dengan BSD ataupun karawaci. ck..ck...untuk apa ya dibuat Mall kalau cuma membuat penuh Jakarta. (cat: ga jelas....).
Setelah keliling dan ternyata bis Trans pun belum datang,akhirnya kami naik bis 102. Hitung-hitung agak irit soalnya jauh dekat hanya Rp.2500,- he...he..
Selama perjalanan,hujan mengguyur Jakarta dengan deras. Seperti biasa kilatan-kilatan petir membuat saya agak-agak tidak nyaman. Alhamdulillah...sampai Ciputat hujan pun reda. Lalu kami melanjutkan perjalanan dengan angkot putih jurusan Ciputat-Muncul. Hmm....alhamdulillah.

Tidak ada komentar: