Sabtu, 27 September 2008

Jauh di mata,dekat di hati (aloemni albayan ITI)


Assalamu'alaikum dunia

Bicara tentang kegiatan pada Bulan Ramadhan,banyak yang saya mau ceritakan meskipun cerita ini sebagian untuk laporan kepada teman-teman yang lain he..he...
Alhamdulillah,tahun ini saya dan teman-teman yang tergabung dalam Aloemni AlBayan Komunitas Akhwat dapat menyisihkan sedikit rezki kami untuk berbagi dengan adik asuh,anak anak yatim,janda-janda tua dan kaum dhu'afa. Meskipun tidak banyak yang bisa diberikan,tapi menurut saya itu adalah sesuatu hal yang sangat berarti. Bagaimana tidak ? ,tahun sebelumnya saya,Shinta,Ita,Retno memulai kegiatan ini hanya dengan memberikan ifthor untuk orang di sekitar kampus. Nah,tahun ini dimulai dengan perencanaan yang begitu singkat dan jaringan komunikasi yang sedikit terbatas,kami bisa mengajak teman-teman kami yang lain seperti Mbak Wida beserta teman-temannya yang bekerja di BI ,Viola,Linda,Siti,Anne Ulya, teman-teman plus adiknya Ita serta Aya yang bekerja di BCA untuk menyisihkan sebagian rejeki mereka. Subhanallah,dengan dana yang terkumpul ,kami dapat membuatnya menjadi 2 kegiatan. Kegiatan I (tertanggal 13 September 2008),berupa pembagian SEMBAKO untuk 21 adik asuh Al Bayan ITI. Kegiatan II (tertanggal 21 September 2008), berupa pembagian bingkisan + amplop @ Rp.50.000,- untuk 15 anak yatim,6 janda-janda tua dan 10 kaum dhu'afa. Adapun dana untuk kegiatan pada tanggal 21 September, tidak hanya dari aloemni AlBayan,alhamdulillah pada hari itu pula kami mendapat tambahan dana,beras,gula,3 kardus mie dari TKIT Lebah Madu,BSD.
Saya,Shinta dan Ita sangat berterimakasih sekali atas partisipasi semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Kami berharap,semoga tahun depan kegiatan ini akan berlanjut dengan lebih baik daripada sebelumnya. Amin.
By the way,catatan untuk Shinta dan Ita semoga tahun depan dapat lebih meluangkan waktunya untuk membantu saya dalam hal teknis.he..he... Tak lupa saya juga mengucapkan terimakasih untuk Rezka yang sedang sibuk persiapan sidang Tugas Akhir tapi masih dapat meluangkan waktunya untuk menemani saya membeli SEMBAKO, kemudian Viola yang tempat kostnya disediakan untuk penyimpanan SEMBAKO serta Dita (pengurus AlBayan) yang sudah mendata dan menyebarkan kupon KADO RAMADHAN untuk adik-adik asuh DKM AL BAYAN. Satu lagi..terimakasih untuk Anita (mahasiswa UIN) yang sudah membantu saya pada kegiatan II dari mulai belanja bingkisan sampai penyalurannya kepada yang berhak.
Yup.laporan telah selesai,mengenai berapa jumlah dana yang terkumpul,dan hal-hal lainnya. Silahkan langsung bertanya kepada saya atau Ita. Insyaallah,kami akan memberikan data lengkapnya.Wassalam

Saling Berbagi di Bulan Ramadhan bersama KB/TKIT LEBAH MADU


Jum'at,September 2008

TKIT Lebah Madu membuat kegiatan khusus Bulan Ramadhan berupa pemberian santunan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat saling berbagi dan tolong menolong dengan sesama. Kegiatan santunan untuk tahun ini ditujukan kepada santri-santri yang ada di Pesantren As Sa'adah. Pesantren ini terletak di kawasan Perumahan Puri Serpong.
Anak-anak dari KB hingga TK. Guru-guru serta beberapa orang tua murid berangkat dari Sekolah sekitar jam 08.30 WIB. Alhamdulillah,transportasi yang tersedia cukup banyak sehingga barang-barang dan yang lainnya dapat terangkut semua.
Kami tiba disana sekitar jam 9.00 WIB. Kedatangan kami disambut dengan gembira oleh para santri meski bisa dibilang kondisinya agak riskan juga,karena kami dari TKIT Lebah Madu baik guru maupun orangtua murid notabene wanita semua kecuali murid-murid kami yang lelaki :), sedangkan pengurus dan santri pesantren As Sa'adah justru lelaki semua kecuali 2 ustadzah yang menemani kami.
Kaki-kaki mungil ananda-ananda KB/TKIT Lebah madu langsung menyebar,apalagi di sekitar pesantren ada pohon-pohon rindang yang mudah diraih oleh mereka. Suasana panas saat itu,tidak menghentikan keceriaan mereka. Tingkah polah mereka yang lucu membuat beberapa santri tersenyum simpul.
Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Ustadz Ghozali sebagai pengurus pesantren lalu dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada 11 santri yang masih usia sekolah dan tinggal di Pesantren lalu penyerahan secara simbolik santunan (cat: berupa barang dan uang) untuk mereka.
Bingkisan untuk para santri diberikan oleh anak didik KB/TKIT Lebah Madu. Meskipun beberapa dari mereka masih malu-malu tapi mereka terlihat senang karena dapat memberikan sesuatu kepada kakak-kakak santri mereka yang ada di Pesantren As Saíadah.
Kami semua berharap,agar apapun yang kami berikan dapat membawa kebaikan dan bermaanfaat untuk semua yang ada di Pesantren tersebut.
Kemudian,ketika Ibu Guru sibuk mengadakan circle akhir untuk para anak didik. Saya, Bu Eri beserta beberapa Ibu-Ibu Wali Murid lainnya berjalan-jalan melihat kondisi Pesantren As Saíadah. Masyaallah,Kondisinya agak memprihatinkan,ternyata dari sekian banyak santri,masih ada 4 anak yang tidak sekolah karena ketiadaan dana. Lalu,kondisi tempat tinggal mereka dengan kamar tanpa pintu dan kasur yang sangat tuiipis untuk tidur. Hal-hal inilah yang membuat kami miris,karena pada kenyataannya Pesantren ini terletak di kawasan Perumahan bahkan diapit oleh BSD dan Pamulang yang bahkan sudah mulai ramai dengan Mall dan kehidupan kotanya.
Sekarang,pesantren ini sedang dalam tahap pembangunan. Semoga saja,banyak donatur yang akan menyisihkan rejeki mereka untuk mempercepat pembangunan tersebut sebagai langkah awal untuk penyediaan sarana pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.

Jumat, 05 September 2008

NEW TEMPLATE

Wah....saya sedang coba template baru lagi. Saya ambil template dari www.finalsense.com
Warnanya cukup menarik,belum lagi kupu-kupunya yang cukup cantik. So,bagaimana ? penamplan baru blog saya?

HOBI.......YANG HILANG




Bicara soal hobi,saya pernah punya hobi design baju. Saya tidak pernah tau kenapa hobi ini ada,yang jelas saya suka menggambarnya. Bahkan sampai kuliah saya masih suka menggambar berbagai macam design baju dengan warna-warni yang menarik. Unfortunately....banyak design yang saya buat dan simpan di komputer hilang karena lupa disimpan waktu adik saya memformat ulang komputer. hiks...hiks...hasil karya saya hilang. Nah...yang saya sempat print hanya 2, itupun hanya untuk mencoba printer.

Selasa, 02 September 2008

NENEK TERCINTA

Assalamu'alaikum......
Beberapa malam lalu,entah mengapa saya teringat dengan almarhumah nenek saya tercinta. Kalau saya boleh berbagi....ingin rasanya mengulang masa-masa dulu bersama dengannya. Apalagi di bulan Ramadhan ini,karena beliau menghadap ke hadirat Nya tepat 8 hari sebelum Idul Fitri tahun 2004.
Kami,cucunya selalu memanggilnya dengan panggilan sayang "Mbah Noe".
Mbah Noe...begitu banyak pengorbanan yang telah beliau berikan kepada kami. Beliau adalah wanita tangguh yang saya kenal,bagaimana tidak? beliau hidup sendiri di Banyuwangi sementara Ayah kami yang merupakan putra satu-satunya tinggal merantau di Serpong. Bahkan Mbah Noe yang telah ditinggal oleh kakek kami sejak Ayah kami masih belia justru mengajarkan kami tentang cinta dan kesetiaan beliau. Subhanallah......
Mbah Noe...beliau yang mengajarkan saya dan adik-adik saya untuk lebih mengenal Allah dengan lantunan doa dalam bahasa jawa dengan sedikit pulasan hindunya. Namun..beliau juga yang mengajarkan kami membaca Al Quran.
Mbah Noe..dalam keterpurukn ekonomi,beliau mengirimkan uang pensiunnya kepada kami yang tak lain untuk keberlangsungan pendidikan kami dan bahkan terkadang kami lupa tuk sekedar menanyakan apakah beliau memegang uang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Mbah Noe....di bulan Ramadhan seperti ini,biasanya beliau sibuk membuat kue "Grim" dan mengirimkannya ke Serpong untuk menyenangkan cucunya.
Mbah Noe......saat-saat malammu selalu kau isi dengan lantunan doamu yang panjang (cat : saya suka mengintip jika Mbah Noe sholat malam dan berdoa untuk kami semua)
Mbah Noe...beliau sangat perhatian kepada kami,bahkan jika kami terlihat lelah dan sedih,belaiau langsung mendekati kami dan memijati kami. Ya Allah..kami rindu akan itu semua.
Singkat cerita,saat itu,Mbah Noe sering sakit-sakitan. Kami yang tak tega melihatnya langsung membawanya ke Serpong untuk kami rawat bersama.
Sesampainya di Serpong,Mbah Noe terlihat gembira. Mungkin karena rasa rindunya yang telah terpenuhi. Namun...tidak berapa lama kesehatan beliau makin turun. Mbah Noe sukar untuk pergi ke kamar mandi sendiri. Hampir setiap malam kami bergiliran untuk memenuhi panggilannya.
Suatu ketika,karena saya lelah. Saya agak merasa jengkel,dan di puncak kejengkelan,saya lalai. Allah.....sekali lagi saya lalai.
Malam itu...Mbah Noe terkena stroke. Rasa penyesalan saya membuat saya diam seribu bahasa. Mbah Noe langsung dilarikan ke rumah sakit. Disana saya hanya melihat tubuh kurus yang tergolek lemah dengan selang infus yang terpasang dibadannya. Ya Allah......keadaanya sangat jauh berbeda dengan dahulu.
Hanya berselang 2 hari,belaiau dibawa kembali pulang. malam itu,karena penyesalan saya,saya bertekad saya akan menemani Mbah Noe. Diam-diam saya sangat menikmati kesendirian saya berdua dengan Mbah Noe. Saya pandangi wajahnya yang dulu selalu menemani saya tidur,menggendong dan merawat saya.
Saya duduk terpekur disampingnya seraya membaca ayat-ayat suci AlQuran. Tengah malam....beliau membuka matanya,beliau langsung mengikuti lantunan saya meski dengan lirih tak bertenaga. Ya Alah....itu adalah kenangan terindah saya berdua dengan Mbah Noe. Kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan. Saat berdua itu pula saya minta maaf atas semua kelalaian saya dan kesalahan saya.
Beliau hanya mengangguk tanpa berucap sepatah pun. Tak berapa lama,saya pun tertidur karena esok paginya saya harus ikut training ISO 9001.
Pagi hari...saya cium dan peluk nenek saya tercinta itu. Saya tak tahu...ternyata itu adalah pelukan saya terakhir untuk selamanya karena siang harinya Mbah Noe berpulang menghadap Ilahi setelah melihat kedatangan cucu lelakinya yakni adik saya Sukma Agung V, setelah beliau melihat seluruh keluarganya berkumpul.
Ya Allah.....berikanlah kebaikan kepada almarhumah Mbah Noe,terimalah segala amalannya,jauhkanlah beliau dari siksa api neraka, amin.

(Cinta kami untukmu Mbah Noe ------------- Venty,Vita dan Dede)

Kutipan "RENUNGAN KALBU"

Ibrahim bin Adam ra. di waktu berpidato ditanya orang tentang firman Allah dalam surat Al Mukmin : 60

"Berdoalah kepada Ku,niscaya Aku kabulkan untukmu"

Padahal kita telah berdoa kepadaNya tetapi mengapa tidak dikabulkan?

Lalu Ibrahim menjawab:

1/. Kalian telah mengerti tentang Allah,mengapa kalian tidak mentaatinya?

2/. kalian membaca AlQuran,mengapa kalian tidak mengamalkan isinya?

3/. Kalian mengerti tentang setan,tetapi mengapa kalian selalu mengikutinya?

4/. kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi mengapa kalian meninggalkan sunahnya?

5/. Kalian mengaku cinta pada surga,tetapi mengapa kalian tidak beramal untuknya?

6/. Kalian mengaku takut neraka,tetapi mengapa kalian selalu melakukan dosa?

7/. Kalian mengatakan mati itu pasti terjadi, tetapi mengapa kalian tidak mempersiapkan bekalnya?

8/. Kalian sibuk mengurus cela orang lain,tetapi mengapa kalian tidak mau memperhatikan cela diri kalian sendiri?

9/. Kalian makan rezeki Allah,tetapi mengapa kalian tidak bersyukur?

10/. Kalian menguburkan mayat kalian,tetapi mengapa kalian tidak mengambilnya sebagai ibarat (perumpamaan)?


(Kutipan "Renungan Kalbu" yang saya catat ketika mengajar murid saya "Farah" kelas VII SMP 16 JAKARTA)

Senin, 01 September 2008

BUITENZORG....

Minggu,31 Agustus 2008
Satu hari sebelum puasa Ramadhan,saya dan keluarga pergi ke Bogor. Kami berangkat sekitar jam 9.30 WIB, karena saya harus menemani anak-anak SD di BATAN untuk silaturahm ke Umi dan Abi masing-masing dari mereka menjelang Ramadhan (cat: tarhib ramadhan kecil-kecilan). Setelah itu,kami langsung menuju ke kost adik laki-laki saya "Sukma Agung V." di jalan Cidangiang belakang BOTANI SQUARE.
Belum lagi sampai Perumpung,jalanan macet. Ayah saya langsung memutar balik melewati jalan entah jalan apa....dan tembus ke perumahan Ciseeng. DAri sana..alhamdulillah kami jalan tanpa hambatan. Lalu,Ayah saya ke Baranangsiang melalui Semplak. Mungkin karena saya sudah terlalu lama tidak ke BOgor,saya jadi agak bingung,sepertinya Semplak lebih ramai (dengan bangunan) daripada sebelumnya. Belum lagi di depan Karya Bakti ada Hotel dan Convention Centre "Braja Mustika".
Wow..amazing......
Kemudian,Ayah saya mengambil jalan pintas melalui SMA 5 BOGOR, ternyata meski jalan tersebut sempit,kami sempat mengalami macet juga.
Nah....Hari Minggu itu saya betul-betul hanya menikmati suasana baru kota BOGOR,bagaimana tidak?, biasanya saya hanya ke Ciampea ke tempat adik perempuan saya "Vita" ataupun kalau ke Bogor ,saya langsung ke Baranangsiang melalui jalan utama. Sebelum sampai ke tempat adik,kami sempat agak tersesat soalnya Ayah mengambil jalan lewat perumahan-perumahan eh keluar keluar malah ke UNPAK. Hm....berputarlah kami kembali ke jalan yang sudah dilewati tadi.
Tidak berapa lama kemudian,sampailah kami di tempat kost adik saya yang didepannya dihiasi pohon Alpukat yang sedang berbuah. Hmmm......yummy (cat : itu kata orang,soalnya saya paling tidak suka alpukat)
Tanpa membuang waktu,adik saya langsung membenahi barang-barangnya untuk dibawa ke rumah. Dia memutuskan untuk tidak meneruskan kostnya yang di Bogor. Setelah beres semuanya,kami mampir sebentar ke TAJUR seraya menunggu Vita.
Lapar yang sudah amat sangat dari pagi,membawa kami langsung menuju ke Waroeng T@man di Taman Kencana. Kami memesan Fu Yung Hai, Cap cay dan Cumi saos asam manis. Suasana disana enak dan nyaman hanya saja pelayanannya luaaamaa......soal rasa, Cap Caynya OK sekali. Cumi saos asam manis dan Fu Yung Hai nya standar. Selain dari semua itu...alhamdulillah kami bisa kumpul dan makan bersama.
Saya kira kami langsung pulang,ternyata eh ternyata Vita ingin mengambil barang-barangnya di Ciampea untuk dibawa ke Serpong. Oh No....kasihan juga Ayah saya, beliau capek menyetir. (cat: dulu anaknya tidak boleh menyetir sendiri karena meski begitu Ayah saya terkadang over protective).
Namun..akhirnya tetap saja kami kesana sebentar lalu langsung melaju kembali pulang menuju Muncul tercinta.
Rasa lelah yang menyerang tak menyurutkan semangat kami menyambut bulan Ramadhan. Insyaallah.