Rabu, 17 November 2010

I'm Back :)









Long time no see.....
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Alhamdulillah..akhirnya komputer saya sudah "sehat" lagi :-). Begitu banyak cerita yang terpendam membuat saya bingung untuk memulainya. But its's ok...step by step will be better from now.
Hmm...setelah posting blog terakhir,beberapa kali saya telah melakukan perjalanan loh... salah satunya adalah ke Pantai pangandaran dan Green Canyon bersama Ibu Guru dan keluarganya. Meski menempuh jarak yang cukup jauuuhhh tapi itu semua terbayarkan setibanya kami disana.
Saya suka senyum sendiri kalau mengingat hal tersebut, ssst...ini karena saya agak nekat untuk datang kesana dan membawa teman plus sopir yang tidak tahu sama sekali lokasi Pangandaran. He..he..he... pretended for being confidence infront of them.*_^
Berbeda dengan lokasi pantai lainnya,sepanjang perjalanan menuju kesana,kami tidak menemukan tambak,atau hal-hal lain yang merupakan ciri khas pantai justru kami merasa menuju daerah perkebunan/perbukitan. Wuih... sempat ragu,apakah betul itu jalan ke Pangandaran atau bukan karena sudah 2 kali saya bingung membaca petunjuk jalan apalagi...bisa dibilang saya punya hobi "tersesat" :)
Tepat pukul 17.00 WIB,kami tiba pantai. Mendung tebal bergelayut menyambut kami di pantai,belum lagi kami harus mencari penginapan.Hufffttt..sesuai dugaan,tak lama berselang... hujan pun turun dengan derasnya. Teman-teman saya lebih suka untuk berteduh di dalam mobil terlebih dahulu menunggu hujan reda. Tebak...,apa yang saya lakukan???? Yup... coz I love rain (dengan catatan tanpa petir ^^) so saya menembus hujan mencari penginapan untuk kami semua. Gootcha...I find it dgn harga 1 room Rp. 100.000,-/day. Not bad at all, posisinya tepat di depan pantai,tempat tidur ada 2 plus kamar mandi di dalam. Saya pun sekamar dengan Ibu Sugi sedangkan lainnya bersama keluarga/suami masing-masing.
Malam pun menjelang..deburan ombak semakin terdengar jelas,warna-warni lampu mulai menghiasi sepanjang jalan di pinggir pantai. Indah...... ^^
Saya mungkin terlalu aktif atau bagaimana ya??? (bingung juga) karena disaat teman saya mengusir lelah di dalam kamar,saya justru tidak mau melewatkan kesempatan dengan berjalan-jalan dan mencari pasar ikan untuk makan malam. Aha...akhirnya saya bisa mengajak Ibu Sugi untuk ikut berjalan-jalan. Kami berdua bertanya kpd pedagang ttg lokasi pasar ikan. Fiuuhh..akhirnya dengan naik becak,memasuki lorong-lorong gelap dan keikhlasan karena tidak tahu jalan,kami pun sampai disana. Sssshhh...ikan-ikan segar dan harum ikan bakar membuat kami sibuk memilih dan menawar ikan.
Sesuai dengan rekomendasi dan keinginan serta rasa lapar,kami berdua memutuskan untuk membeli cumi dan ikan bawal. Rencana semula adalah memasak di penginapan,tetapi mengingat hal tersebut akan cukup merepotkan,akhirnya kami meminta pedagang ikan untuk memasaknya sesuai menu yang diinginkan dan memakannya di tempat. Saya dan Ibu Sugi sangat senang,kami berdua langsung meminta menu ikan bawal bakar,cumi goreng tepung serta cumi asam manis.Yummy....^^. It was delicious.
Saat itu saya pun langsung menghubungi teman-teman yang lain untuk datang kesana.
Cukup lama juga kami berdua menunggu mereka. Ternyata..o..ternyata,mereka tersesat dan bingung jalan kesana soalnya rute yang saya lalui (dengan becak) berbeda dengan rute menggunakan mobil :)
Alhamdulillah...kami melahap makanan tersebut sampai bersih. Kami pun kembali ke Penginapan. Tanpa terasa,waktu telah menunjukkan pukul 10.00 malam... semua terlelap tidur kecuali saya dan teman sekamar saya tentunya. Kami berdua berpikir,buat apa datang jauh-jauh kalau tidak dinikmati,betul..betul..betul? he..he..he..
Finally, kami sewa sepeda dan mengendarainya melalui jalan sepanjang pantai. Mula-mula terasa ramai karena banyak pula yang berjalan-jalan seperti kami,tapi lama kelamaan udara pantai semakin keras menerpa kami,jalanan mulai sepi,oh no...ternyata sudah jam 11 malam lewat. Kami pun bergegas kembali sambil mereka-reka jalan pulang. *_^
Penginapan terlihat semakin sepi,pedagang pun sudah banyak yang merapikan dagangannya. Kami hanya bertemu dengan supir yang masih terjaga setelah menonton bola di hotel sebelah.
Hhh...I still couldn't close my eyes. Suara ombak di lautan membuat saya tak dapat tidur hingga adzan subuh terdengar. Saya segera membangunkan Ibu Sugi dan mengajaknya untuk menemani saya melihat matahari terbit. Kondisi diluar masih terlihat gelap dan sepi...saya pun bergegas menuju bibir pantai,melepas sandal dan bermain pasir. Nelayan-nelayan pun mulai terlihat berlabuh. Saya suka suasana saat itu.
Hmmm...pasti semua mengira kami berdua akan berdecak kagum melihat matahari terbit,betul kan??? . he..he..he...itu semua salah,termasuk saya pun salah karena ternyata kami baru bisa melihat matahari terbit jika kami berada di pantai yang ada di belakang penginapan. (no..no..no...it's unbelieveble, saya bangun pagi dan tidak tidur ternyata salah tempat untuk melihat matahari terbit ^_^) Tapi tidak apa-apalah,saya puas bermain pasir,merasakan air laut,melihat nelayan dan akhirnya bermain sepeda lagi.
Pagi hari,saat semuanya terbangun,kami memutuskan untuk naik perahu menuju pasir putih dan cagar alam. Nah untuk satu hal tersebut,tolong diingat "Awas Penipuan" karena kami mengalami hal tersebut. Kami membayar untuk semua hal, dari naik perahu,dan biaya memasuki kawasan cagar alam tetapi ternyata hal yang berbeda terjadi di lapangan. Saat kami sudah tiba di kawasan pasir Putih,dan hendak pulang melalui cagar alam,petugas disana justru meminta kami untuk membayar kembali uang tiket masuk kawasan. Wah..wah...pak Chaerul (suami Ibu Tri) pun sibuk menjelaskan kepada petugas tapi mereka tidak mau tahu dan meminta kami untuk menyelesaikannya sendiri dengan pihak perahu. What ???? Dikarenakan mengurus hal ini akan membutuhkan waktu yang lama ,jadi kami putuskan tetap membayar dan sedikit menggertak petugas dengan menulis namanya dan perahu yang kami tumpangi tadi (cat: tulisannya di dalam hati)
Siang menghampiri...lelah mulai terlihat dari pandangan teman-teman saya,kami pun bersiap pulang dan membeli sedikit oleh-oleh. Dengan sedikit senyum simpul,saya mengajak mereka mengunjungi GREEN CANYON yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Pantai pangandaran seraya perjalanan pulang. Aha...mereka pun setuju. Sesampainya di GREEN CANYON,kami semua, khususnya saya agak bingung karena gambaran GREEN CANYON saat ulasan di berita ataupun browsing internet terlihat berbeda. Air sungai terlihat coklat. Perasaan agak malu mulai menghinggapi saya. Saya pun mengajak mereka untuk menyewa perahu dan mengelilingi GREEN CANYON.
Rasa penasaran menggugah saya amat sangat...:( Sepanjang perjalanan melalui sungai,saya terdiam seribu bahasa,berusaha mencari keindahan apa yang bisa didapat dari aliran sungai ini,meski agak sedih juga saat ada yang bilang "wah..,kalau ini sih sama dengan kali dekat rumah saya" Ups...@_@
Tak lama kemudian keindahan itupun terpampang,subhanallah....saya melihat air terjun yang turun melalui tebing-tebing hijau yang menjulang tinggi. Suara air,percikan yang membasahi wajah dan badan kami ,membuat semuanya terlihat berbeda. Warna air sungai yang keruh ternyata diakibatkan karena beberapa hari sebelumnya banjir melanda daerah tersebut. Saya jadi membayangkan alangkah lebih indahnya jika saat itu air sungai jernih. Subhanallah.Rasa lelah...kami benar-benar terbuang dan yang tertinggal hanyalah rasa nyaman diatas perahu ditemani semilir angin seraya melihat pemandangan yang luar biasa.
Perjalanan pun selesai sudah. Kami pulang...dan tiba di Serpong sekitar pukul 11 malam. Sampai jumpa di perjalanan selanjutnya. I hope so...*_^ \/. Insyaallah..