Senin, 21 Oktober 2013

Ennichisai

Assalamu'alaikum........semua...
Masih dalam cerita bulan yang sama....Setelah pergi ke Malang,selanjutnya,tanggal 26 mei lalu saya pergi ke festival seni dan kuliner 'Ennichisai 2013' di kawasan Little Tokyo Blok M loh. Ssstt... Ini adalah kali pertama saya ke festival seni seperti ini. hehehe.... seru juga ternyata. Hmmm...saya menuju kesana bersama Larasati (murid privat saya dari SD hingga SMU),kebetulan dia mengambil ekskul Jepang di sekolahnya. Saya pun mengajak Mbak Yuli (sepupu). Wuah....sudah lama juga saya tidak ke Blok M,dulu setiap ke LIPI untuk mencari bahan Tugas Akhir,pasti dan selalu menyempatkan diri kesana,namun sejak itu..Blok M hanyalah lintasan saja menuju ke tempat lain. :))
Oh ya,di kawasan Little Tokyo tersebut,Banyak yang mengenakan pakaian-pakaian dengan karakter anime,manga,dongeng bahkan video game. Saya pun jadi senang menebak dan mengingat-ingat karakter apa yang diperankan oleh mereka. O..la..la..ternyata ada kompetisi Cosplay rupanya. Good...Good..Lucu juga dan ramai jadinya. Nah...satu hal ini ni...yang namanya 'wanita' (upss....gak semua wanita sih hehehe...sebelum ada yang protes)tak lepas dari ketertarikannya dengan segala macam aksesoris dan pernak-pernik khas jepang yang ada disana, dari mulai gantungan kunci,boneka,bahkan yukata untuk keponakan. Sepertinya untuk yang satu ini,saya harus sering pasang 'kacamata kuda' deh ^_^
Lumayan juga berkeliling,tak terasa perut pun demo untuk mencicipi makanana disana :),tidak menunda-nunda,saya pun langsung membeli takoyaki. Aromanya itu loh...yang membuat saya menarik tangan Mbak Yuli untuk membelinya meskipun...... ternyata dia suuaama sekali tidak suka dengan rasanya.'bedo karo lidah wong jowo', kata sepupuku itu. hehehe.... Nah..di tengah perjalanan melihat beraneka gerai,saya melihat 'taiyaki' yaitu sejenis kue berbentuk ikan yang didalamnya ada pasta kacang merah. Penasaran sih...soalnya di film jepang/korea sepertinya kue itu terkenal :), taapi penasaran tinggal penasaran,saat itu gerai panganan tersebut cukup ramai dan gerimis pun mulai mengundang (eitss.....seperti lagu ya???? ;)
Makanan boleh lewat karena gerimis tapi untuk beraksi di depan kamera meski sebentar sepertinya tidak boleh dilewatkan begitu saja,ck...ck...ck... apalagi background wallpapernya adalah bunga sakura dan pemandangan pegunungan dengan langit birunya,so...beautiful,amazing. "1...2...3..action" :)

Senin, 07 Oktober 2013

My trip To Malang,East Java --- Tiga (3)

Alhamdulillah..masih ketemu lagi disini, assalamu'alaikum..... Setelah kemarin mengingat perjalanan ketika ke BNS (Batu Night Spectacular) so kini waktunya kita ke perjalanan selanjutnya menuju Jatim Park 2. Usai dari BNS,mata saya agak sulit terpejam,tapi tetap saja harus dipaksa istirahat meski akhirnya saya bangun sebelum adzan subuh berkumandang. Hawa dingin menyeruak tatkala menyisihkan waktu untuk berdua bersama sang Khalik. Hmmm....hati dan pikiran ini langsung menjadi tenang. Tak lama setelah sholat subuh dan merapikan yang harus dirapihkan :)), saya mengajak Bu Erna untuk jalan-jalan pagi dan menuju pasar mencari sarapan.
Bbbrrrrrr.....dingin dan sepi pula. Pemandangan yang terhampar cukup indah dipandang mata. Mata saya pun langsung mencari warung/tenda kecil atau bahkan tempat lesehan yang menjual makanan.Hhhh..tapi sayang sungguh disayang sepanjang perjalanan ke pasar kami tidak menemukannya. Akhirnya setelah kurang lebih 15 menit berjalan,sampailah kami di pasar,saya langsung mencari petis. Tak dinyana petis pun agak sulit dicari teman...teman. Nah, sambil berkeliling,kami mulai hunting makanan kecil seperti ote-ote,cenil,dll. Jen wuenak tenan. Hmm...matahari sudah mulai tinggi,saya dan Bu Erna segera bergegas kembali pulang ke penginapan . Saat yang ditunggu pun tiba, jam 9,kami mulai memasuki kawasan Jatim Park 2 (Batu secret Zoo dan Museum satwa). Harga tiket terusan saat itu Rp. 90.000,- Meski tidak selengkap taman safari tapi binatang-binatang yang ada disana cukup beragam,bahkan tersedia papan games untuk pengunjung dalam mengenali anggota tubuh hewan yang ada disana. Tempatnya ditata sangat artistik (menurut saya loh),karena setiap tempat dan sudut menyuguhkan pemandangan dan kesan yang berbeda. Sungguh menarik...asli sangat menarik. Saya gak akan keberatan kok kalau sering kesini hehehe......
Seperti biasa,saya selalu pulang belakangan untuk menikmati semua yang ada. Nah kali ini saya pulang bersama Bu Erna,Bu Zahidah,Bu Sri dan Zakia. Kami berempat menyusuri Jatim Park 2 dengan santai bahkan kami menyempatkan diri untuk makan takoyaki dan membeli oleh-oleh Jamu beras kencur dan Kunyit Asam di dekat pintu keluar Jati Park 2. ^_^ Sudah mulai sore,kami pun berjalan ke arah Museum Satwa. Weittss..... yang menakjubkan adalah bangunan Museum tersebut. Dengan warna putih disangga pilar-pilar besar nan tinggi membuat Museum Satwa terlihat megah. Hahaha...tidak perlu dikomando lagi,kami langsung mengeluarkan kamera masing-masing dan sibuk ambil view yang bagus untuk berfoto. Hadeuh...kebiasaan yang susah hilang. ck..ck..ck...
Setelah puas beraksi dengan kamera,kami pun memasuki museum wisata. Whooaa...kami seperti masuk dalam zaman prasejarah. Bahkan Dinosaurus menyambut kami di pintu masuk. Hehehe.... hanya replika kok. Seperti halnya Jatim Park 2 , sisi edukatif yang ditampilkan di Museum Satwa sangat menonjol didukung oleh design tempat,keterangan yang cukup detail mengenai sejarah dan kepunahan hewan tersebut hingga penggunaan teknologinya. Wuiihh...gak nyesel jauh-jauh kesana. Puaaassss.......
Tak terasa sudah hampir jam 4 sore. (dari pagi?????), dan kami belum makan siang. Akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi jalan-jalan kami di kawasan Jatim Park 2 tersebut. Ya..tapi begitulah,meski ingin buru-buru pulang karena sudah sore,tetap saja kami mampir dulu untuk membeli oleh-oleh lagi dan menikmati kembali bakso Malang.
Malam itu kami tidak kemana-mana dan menggunakan waktu untuk istirahat karena ternyata cukup lelah juga berkeliling jalan kaki dari pagi hingga sore. Dan tak lupa,siapkan diri untuk berbenah karena esok hari (siang),kami harus pulang.
Pagi kembali hadir,kali ini Ibu Guru lain yang ke pasar dan membeli pecel malang. Wah...sedap,belum lagi ditambah dengan tempe malang yang mempunyai citarasa tersendiri. Kata orang.."surga dunia" hehehe.... Tidak lama,travel pun menjemput kami. Kami akan mampir ke beberapa tempat sebelum berakhir menuju stasiun malang dengan kereta Matarmaja yang akan membawa kami ke Jakarta. Yups...meski tidak memetik buah apel tapi,kami menyempatkan diri untuk mampir sebentar ke Kusuma Agrowisata,Batu-Malang,kemudian ke pusat oleh-oleh yang banyak terhampar di daerah Malang untuk sekedar membeli keripik tempe,wingko apel,cuka apel malang dan segala sesuatu yang berbau apel. Pusiiinggg.... ^_^
Ternyata,masih cukup lama saatnya kereta datang,lalu saya coba mengajak semuanya ke Toko "Oen" yang terletak di Jl.Basuki Rahmat,Malang untuk menikmati es krim. Hmmm....nuansa belanda masih terasa disana,banyak orang asing yang juga sedang menikmati es krim. Sesaat,kami bingung..coz tidak ada pelayan yang menghampiri atau bahkan menyapa. Ahaa....singkat cerita,kami akhirnya mengambil kesimpulan setelah melihat daftar menu,ternyata ada beberapa makanan yang 'haram' bagi kami umat islam,so apapun menu yang ada disana tidak bisa dijamin ke halalannya. Rencana makan es krim terbanglah sudah...tapi itu bukan akhir cerita. Tepat didepan "Oen" ada restaurant siap saji Mc Donald dan KFC. Kami pun langsung menuju KFC untuk membeli bekal makan di dalam kereta. Saat itu sepi,lucunya tiba-tiba ada beberapa petugas keamanan (bodyguard) yang masuk dan ternyata seorang artis sedang melakukan promo.Yup...Afgan datang. Hadeuuhh... 2 hari di Malang, 2 hari itu pula bertemu artis. upsss..aya lupa ya cerita kalau di Jatim Park,secara tidak sengaja kami berpapasan dengan Mona Ratuliu dan keluarga. Hehehe....Rasanya bertemu artis???? hmmm...biasa saja kok,cukup tahu saja. Nah kalau mengenai Afghan ini berbeda,karena keadaan masih sepi jadi ibu Guru (teman-teman) saya yang ada disana diajak untuk berfoto dengan Afghan dan mendapatkan tandatangan di CD album lagunyan. Jelaslah mereka senang,karena mayoritas adalah fans lagu-lagu dan suara Afghan. Ditawari itu,siapa yang menolak. Ck..ck..ck... akhirnya tinggallah saya sendiri yang menunggu pesanan makanan karena jujur saya bukan fans artis manapun. Sekedar suka mendengarkan musik yang memang enak dan nyaman untuk didengar. ^_^
Singkat cerita,kami sampailah di stasiun. Ibu Eri,Zakia dan Izaaz pun pulang terlebih dahulu. Sedangkan kami masih sekitar 1,5 jam lagi menunggu. Hwaaaa....tiiidaaakk, saya lupa pesanan Mama untuk membeli petis yang enak dari Malang. Langsung saja saya menarik tangan Bu Erna dan bergegas ke pusat Oleh-oleh,ternyata tidak ada stok petis. Hiks..hiks.. Ibu penjual itupun menyarankan kami untuk ke pasar yang terdekat. Wah,meski rintik hujan sudah turun,saya tetap nekat menembusnya. Berlari kecil,naik angkot dan walah...saya bingung turun dimana. Alhamdulillah seorang adik kecil memberitahu kami. Bagaimana tidak bingung,bentuk pasar tidak terlihat dari tepi jalan raya. Ternyata...pasar ada di dalam ruko-ruko kecil yang terjajar rapi dan bersih. Yeesss...saya pun mendapatkannya. Semua versi petis saya beli. Kemudian kami pun buru-buru kembali menuju stasiun. Gak lucu kan kalau ketinggalan kereta cuma karena cari petis. Apa kata dunia ?????? ^_^
Hhhh...akhirnya perjalananpun diakhiri dengan naik kereta kembali meski kelompok kami terbagi di dua gerbong yang berbeda. But its okay,selama dua gerbong itu sama sama menuju Jakarta. Betul kan??? Hehehe... dan...sampailah kami di Stasiun Senen. Sampai Jumpa lagi Malang..... '

Sabtu, 05 Oktober 2013

My Trip To Malang,East Java ---- Dua (2)

Assalamu'alaikum.....I'll continue my story about my trip. Is it okay?? I think,its ok for me...*_^
Setelah kurang lebih 15 jam perjalanan menuju Surabaya,akhirnya tiba juga kami di stasiun Gubeng sekitar jam 6 pagi. Alhamdulillah,mobil travel APV yang disediakan oleh pihak villa yang kami sewa telah sampai disana sebelumnya. Tidak seperti yang saya duga,rencana awal,kami akan sarapan di tempat yang terdekat dengan stasiun,namun siapa sangka disana sepi dan yang ada hanyalah seorang ibu penjual sate sapi dengan taburan kelapa (cat: saya tidak sempat tanya nama makanannya) :)). Akhirnya untuk mengganjal perut sementara,saya hanya membeli beberapa tusuk untuk dimakan ramai-ramai, seru khan?????
Perjalanan berlanjut..terus...dan terus hingga akhirnya sampai ke rumah makan yang tidak terlalu besar namun sangat ramai pengunjung (saya lupa namanya...,coba ya saya catat waktu itu).Nah,sesampainya disana,kami pun langsung memesan makanan. "Nasi Jagung...tambah paru dan tahu",pinta saya langsung kepada mbak penjualnya (Lapar atau lapar????) Hohoho....yang jelas kapan lagi saya bisa makan nasi jagung?? :) Padahal kalau dipikir dan di runut, ayah saya ada sedikit keturunan madura,ibu asli dari jember yang notabene banyak orang madura disana,bahkan saya pun tercatat lahir di Surabaya. Lha kok baru kali ini merasakan nasi jagung???? ck...ck...ck....
Alhamdulillah hak tubuh telah terpenuhi,kami pun meneruskan perjalanan. Di tengah perjalanan,kami pun mampir ke Repoeblik Telo,sekedar untuk mencari oleh-oleh,karena nanti perjalanan pulang kami gak melewati rute ini lagi. Uppss...disini ini saya lupa membawa petis siap saji. Hhhh....sudah lama cari,pas dapat,saya bawa ke kasir eh justru saya bayar yang lain. Loh kok bisa????? itu dia,saya juga bingung. hehehe... but its ok,insyaallah di pasar batu,malang ada (semoga...)
Finally sampailah kami di daerah Batu,Malang. Kami menyewa Villa Bu Kadir (Villa Khusus Keluarga)yang terletak di Batoe Residence,Jl. Raya Ombo Batu. Udara segar langsung terasa. Villa pun bersih dan luas dengan 3 kamar tidur (2 di lantai bawah,1 di lantai atas). Seraya menunggu kedatangan Bu Eri yang menuju ke Malang dengan pesawat,kami pun beristirahat dan menikmati fasilitas yang ada di Villa seperti air panas dan telkomvision. :). Tapi bukan Venty namanya,kalau sudah jauh-jauh pergi langsung istirahat hehehe.... karena saya langsung mengajak Bu Erna untuk keluar dan alhasil saya tahu bahwa Villa Bu Kadir juga mengelola rumah makan. Tidak jauh,wuenak dan harganya muiring..... ^_^,kalau dibandingkan harga makanan di BSD bueedaaaa.....
menu makanan
Tapi....saya tidak langsung mampir kesana loh, saya hanya ingin tahu lokasi sekitar. Pohon-pohon besar yang menutupi jalan tertata rapi, relatif sepi sehingga saya tidak mengira kalau ternyata kurang dari 10 menit berjalan maka terlihatlah tempat wisata Jatim Park 2. wuihh....saya langsung terpana. Saya pun berjalan kesana,hanya hilir mudik di area oleh-oleh dan tentunya tak lupa mencicipi 'bakso malang'. Cukup diakui bakso malang yang kami nikmati berbeda meski kami tahu pasti ada yang lebih lezat daripada yang kami santap kali ini. But its ok...^_^ Oh ya satu hal mengenai perbedaan itu adalah saos tomatnya. Saos tomat disana sama persis dengan saos tomat yang saya cicipi dulu saat saya kecil. Wuahhh....jadi mengenang masa lalu.
Tidak lama,saya dan Bu Erna kembali ke penginapan untuk beristirahat dan membersihkan diri. Bu Eri pun tiba dengan Izaaz dan Zakia dan langsung bersiap-siap karena setelah maghrib,kami akan meluncur ke Batu Night Spectacular. Sesampainya disana,kami melihat banyak siswa dari Kalimantan yang sedang bermain disana (cat:melihat jaket almamater yang mereka pakai). Saya langsung terpesona dengan kerlap-kerlip lampu dan lampion disana. Seperti biasa...makan dulu baru bermain,jadi ya begitulah,kami segera menuju tempat makan untuk mengisi perut. Disana saya hanya memesan wedang ronde,entah kenapa tidak ada selera untuk makan. Yah...sekedar untuk menghangatkan tubuh sepertinya itu sudah cukup. :)
bersiap-siap menuju BNS, (saya,Zakia,Ikhbar dan Raras kok ga ada????)
Saya tidak mensia-siakan kesempatan bermain. Hampir semuanya saya,Bu Erna dan Bu Zahidah coba. Ingat usia???? hehehe...ingat sih tapi mau bagaimana lagi,saya suka. Lampion Garden bahkan menjadi tujuan terakhir saya dan Bu Zahidah,bagaimana tidak?? karena kami berdua disana hingga waktu menunjukkan hampir jam 12 malam. Permainan disana hampir sama dengan yang ada di DUFAN,Ancol namun untuk ukuran ketinggian jauh lebih tinggi dan menantang yang ada di DUFAN. Oh ya,yang saya sangat suka adalah permainan sepeda udara. Lucunya saya kira,saya hanya duduk berdua dengan bu Erna,menikmati udara malam diatas ketinggian dengan hiasan sinar lampion-lampion indah tapi ternyata salah besar...teman-teman. Saya harus mengendarai agar sepeda tersebut tetap diatas rel tanpa berputar. Bayangkan saja kalau berputar tak terkendali di atas ketinggian. hadeuhhh....sebenarnya saya tidak terlalu suka ketinggian tapi kalau itu menyenangkan dan cukup menantang,kenapa tidak kita coba???? ^^ (sok pe de). Satu yang saya ingat dengan pasti,kalau di DUFAN,ketika mereka bermain maka banyak yang mengekspresikan rasa takut dan senangnya dengan berteriak tapi tidak saat di BNS, dengan permainan yang cukup membuat khawatir itu ^_^ ,saya tidak mendengar teriakan mereka,yang saya lihat hanya wajah-wajah pucat. Nah loh????
Ibu guru yang lain sudah kembali menuju penginapan,tinggalah saya dan Bu Zahidah yang masih berputar untuk melihat cinema 4D BNS dan kebetulan pula sedang menayangkan film "Crazy Bicycle" so bisa dibayangkan mengendarai motor full speed. Hhhh...seru. Oh ya tiket masuknya kalau tidak salah Rp. 15.000,- sedanngkan untuk tiket masuk BNS sendiri Rp.20.000,-. Nah, untuk sesi terakhir masuklah saya ke Lampion Garden untuk menikmati lampion beraneka bentuk. Disana saya bertemu dengan bu Eri dan anak-anaknya. Tak terasa area sudah semakin sepi,kami pun kembali ke Penginapan dan beristirahat karena esok hari waktunya ke Jatim Park 2 dan Museum Satwa. Yippie..... ^^

Jumat, 04 Oktober 2013

My trip To Malang,East Java ---- 1 (satoe)

Whooaaa.....ternyata sudah satu tahun dari postingan blog terakhir saya....hehehe...jadi malu ^_^. Upsss.... assalamualaikum...apa kabar???? Hmm....ternyata untuk memulai lg menulis agak sulit ya,but like wise man say "it's not to late to do the right thing" so gak da salahnya saya mulai buka blog saya kembali. Postingan pertama tahun 2013 kali ini mengenai perjalanan saya dan teman-teman ke Malang. It's a beautiful moment for me so I dont want to forget it,tha'ts why I have to open my blog with our trip to Malang,east Java...yeah..:))
Yup....tepatnya bulai Mei lalu,kami pergi ke Malang. Perjalanan kami dimulai dari kesibukan kami mencari tiket kereta api. Maklum selain bersamaan dengan waktu liburan,hal ini juga dikarenakan karena satupun dari kami belum pernah memesan tiket kereta api secara langsung,bahkan untuk kami, ini adalah perjalanan jauh pertama kami tanpa keluarga. Sebagai group leader..uhuk..uhuk..,saya berkewajiban untuk memastikan perjalanan tersebut terlaksana hehehe..... Sebenarnya tiket bisa didapat secara online ataupun melalui indomaret/alfamart terdekat,namun tiket kereta api Jakarta-Malang habis terjual. Kalaupun ada,jumlah tiket yang tersedia kurang dari yang kami butuhkan. Akhirnya saya dan teman saya langsung menuju Stasiun Senen. Saat itu stasiun puenuhh sekali. Untuk mempersingkat waktu,sebelum pesan saya harus memastikan bahwa tiket Jakarta-Malang tersedia so saya pergi ke pusat informasi. Alhamdulillah,seperti yang diinfokan tiket masih tersedia banyak (katanya...). Setelah antri panjang dan puanjaang, ternyata oh ternyata tiket yang tersedia hanya 5 (lima),nah yang sepuluh lagi mau dikemanakan ????? fiuuhh.... bingung.
Saya pikir,saya sudah cukup buang waktu dan tenaga hari itu,jadi saya gak mau kalau perjalanan ini gagal toh semua keputusan ada di saya khan???? :))(cat: begini nih kalau sudah punya mau,pantang mundur..hehehe...) Nah,Tiket Jakarta-Malang tidak dapat,maka tiket Jakarta-Surabaya pun jadi toh kita bisa pesan travel untuk melanjutkan ke Malang. Alhamdulillah,tidak sia-sia tiket kereta api Gumarang tujuan Jakarta-Surabaya (Gubeng) pun ada di tangan. Mgkn saya agak terlalu pede ya dengan perjalanan ini coz seperti saya bilang diatas, ini perjalanan jauh kedua saya dengan kereta,yang pertama saat saya masih kelas 3 SD huehehehe....,belum lagi saya harus bertanggung jawab terhadap teman-teman saya yang notabene baru pertamakali ke Jawa Timur. Oh no..... but it's ok, insyaallah Allah selalu bersama kita. amin. ^_*.
Ternyata satu hari pengalaman mencari tiket masih kurang berkesan,perjalanan pulang saya dan bu Tri dari stasiun Senen lebih berkesan (untuk saya terutama), bagaimana tidak??? Kami memutuskan pulang ke BSD dengan taxi dengan tujuan kami bisa beristirahat didalamnya. Ck..ck..ck.. rencana istirahat tinggal rencana, supir taxi yang kami naiki ternyata 'mengantuk' padahal kami sudah memasuki tol...Setiap tikungan,supir taxi tsb berbelok cukup tajam dan sibuk mengoles matanya dengan air..whooaaaa...tolonnggg...,awalnya sih kami belum menyadari tapi setelah beberapa saat barulah kami tahu dan serta merta itu membuat mata kami selalu terbuka lebar daaaannnn sport 'jantung' dadakan. Sambil mencoba mengobrol agar sang supir tetap terjaga,selidik punya selidik,ternyata dia pernah menjadi wartawan. Hmmm...pantas saja bahasanya cukup tertata,cerdas dan banyak membahas mengenai masalah politik Indonesia. Tiba-tiba dia bertanya sesuatu hal mengenai teka-teki bilangan matematika...Whattt ??? daannn dia bilang tidak banyak orang pintar yang bisa menjawabnya. Hehehe...saya langsung meringis, dan secara gak langsung saya juga gak mau dicap bodoh..enak saja....paling gak pernah mengajar matematika sd-smu menjadi dasar untuk menjawab pertanyaan2 tersebut dengan cepat. Otak saya langsung bekerja dan mencoba mencerna semua perkataan dan pertanyaanya,maklum ternyata dia berasal dari daerah luar jawa sehingga bahasa Indonesianya sangat sangat baku.Alhasil dia pun menilai saya pintar,hohoho..... (terbang..)dan sampailah kami di BSD dengan selamat.alhamdulillah.
Now,its time for us to go....
Tapi....tunggu..tunggu...loh kok???? semua bawa tas besar bahkan lebih dari 1 tapi saya ???? sontak saya langsung melirik ransel merah saya yang teronggok di pojok ruangan (bahasa cerpen.com) :). Hadeeuuh....untuk perjalanan 4 hari,saya hanya bawa 1??? Yang benar saja,ven??? eits...tp tenang saja saya sudah siapkan tas lipat loh didalam ransel untuk persediaan oleh-oleh hehehe..... Setelah mengajar,kami pun bergegas bersiap menuju stasiun karena jadwal pemberangkatan kereta jam 3 sore. Kami sampai lebih awal dan menunggu kurang lebih 1 jam. Selama menunggu,kami sibuk mengabadikan diri dengan berfoto hehehe..dan saya bertemu dengan adik kelas saya saat kuliah di Tehnik Kimia dulu (ehem..)Ternyata dunia memang selebar daun kelor,dia pun menuju Surabaya hanya saja beda gerbong. Hmm...adik kelas saya yang notabene laki-laki sepertinya agak heran melihat kami yang semuanya perempuan dengan 2 anak kecil (anak teman saya) berani pergi ke Malang,jangankan dia saya saja masih suka heran,karena kami bukan backpacker, dan saya pun hanya bermodalkan keberanian dan keyakinan.Apalagi meski di akta,saya kelahiran Surabaya tapi asli.. saya hanya pernah mampir saja dan melewati Surabaya sebelum ke Jember/Banyuwangi. tuink..tuinkkk..\/*_^
Alhamdulillah,kereta pun datang tepat waktu. Kami semua ditempatkan dalam satu gerbong,namun terpisah tempat duduknya. Fasilitas keretapun cukup nyaman,AC yang dipasang di tiap gerbong cukup dingin,lantai cukup bersih dan satu hal yanng pasti penumpang dipastikan mendapat tempat duduk, so tidak ada yang berdiri bahkan tidak pula berdesakan. Sangat memuaskan meski bukan kereta eksekutif. seeplah....^_^