Libur tlah tiba...libur t'lah tiba..hore !!..hore!!..hore!!... (cat: lagunya Tasya). Alhamdulillah,akhirnya beberapa hari lagi libur agak panjang. Meski begitu suasana libur sangat terasa sejak kemarin. Hal ini dikarenakan adanya otonomi sekolah untuk menetapkan liburan di sekolah masing-masing.
Oh ya...hari ini,saya dan guru lainnya cukup sibuk. Ibu-ibu Guru sibuk mengisi raport dan mempersiapkan portofolio ananda KB/TKIT Lebah Madu yang insyaallah akan dibagikan hari Sabtu ini tanggal 27 Desember 2008. Sedangkan saya dan bagian administrasi sibuk mempersiapkan form pendaftaran murid baru,buat proposal kegiatan,mengawasi perbaikan AC di setiap kelas,dan mengawasi pengecatan ruangan kelas. Fuih....agak capek,tapi jika kita ikhlas dan enjoy,capeknya langsung hilang kok.
Nah,sekitar jam 3 siang, saya dan Bu Eri mau "menjamu" ibu guru dan seluruh staff sekolah untuk sekedar melepaskan penat mereka sedari pagi. Kami mengajak mereka semua ke "PIZZA HUT" yang terletak didekat BSD Plaza. Saya pun langsung memesan 1 large pan 'cream mayo'pizza, 1 large pan 'american favorite' pizza,2 salad, lime squash, fettucini, dan banana split untuk kami makan bersama. Yummy......:-)
Subhanallah saat itu, ikatan kekeluargaan diantara kami betul-betul terasa. Semoga saja,ukhuwah kami akan terjaga selamanya. amin.
Setelah makan,kami pun berpisah, lagipula keesokan harinya Bu Eri dan keluarga pergi liburan ke Purworejo. Selamat Liburan Bu Eri......(cat: jangan lupa oleh-olenya ya,bu..:-))
"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu serta warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang yang mengetahui" (QS. Ar Ruum (30) : 22)
Rabu, 24 Desember 2008
Selasa, 23 Desember 2008
MINGGU YANG SERU!!
Assalamu'alaikum dunia....
Minggu-minggu kemarin betul-betul menyenangkan. Dimulai dari saya,Viola dan Ami mencoba berenang (cat: belajar renang) di tempat baru yaitu Bumi Serpong Residence, Pamulang II. Subhanallah,tempat berenangnya cukup terang dan luas. Biayanya pun hanya Rp. 12.000,-. Kami berenang setelah paginya mengikuti dauroh. Tepat jam 12.00 siang kami baru berangkat ke kolam renang. (cat: nekad......menghitamkan diri he...he...). pokoknya seru..!!! untuk yang suka renang dan tinggal di kawasan Serpong tidak ada salahnya mencoba tempat ini.
Setelah itu,hari minggu kemarin saya jalan dengan salah satu sahabat saya,Prita A. Jeng Ita ini wanita yang sueper sibuk dibandingkan saya dan Shinta. Nah,berhubung saya care dengan sahabat saya ini,saya memberikan something spesial for her birthday yaitu boneka besar "KEROPY" (katak hijau yang lucu). Too childish ??iya sih,tapi itu karena saya merasa bahwa sahabat saya ini harus lebih sering tertawa/senyum,tidak menyimpan setiap masalah sendiri,dll. Tapi,ternyata jeng Ita dan Mbak Shinta yang suka iseng justru bilang bahwa ingat keropy,ingat venty. Nah loh ???????? (cat: gak jelas he..he...).
Oh ya setelah bersilaturahim ke tempat Ita,saya dan Ita langsung jalan ke Pamulang Square. Disana kami mencoba makan di Bakso Lapangan Tembak yang terletak di lantai dasar. Kami pun memesan bakso hot plate + french fries, kwetiau goreng seafood,udang goreng tepung,dan es lemon tea. Hm....lumayan enak. Ga rugi punya sahabat-sahabat yang suka hunting makanan. sayang...saat itu baterai HP sedang low bat jadi tidak sempat foto makanan yang saat itu dipesan.
Alhamdulillah hari itu kenyang,bgmn tidak??? dari jam 6 pagi saya sudah keluar dari rumah lalu ke BATAN kemudian mengikuti talk show memperingati hari Ibu dan akhirnya ke rumah sahabat saya di Perumahan Bukit Pamulang Indah kemudian makan. Hm...sungguh minggu yang menyenangkan. Alhamdulillah.
Minggu-minggu kemarin betul-betul menyenangkan. Dimulai dari saya,Viola dan Ami mencoba berenang (cat: belajar renang) di tempat baru yaitu Bumi Serpong Residence, Pamulang II. Subhanallah,tempat berenangnya cukup terang dan luas. Biayanya pun hanya Rp. 12.000,-. Kami berenang setelah paginya mengikuti dauroh. Tepat jam 12.00 siang kami baru berangkat ke kolam renang. (cat: nekad......menghitamkan diri he...he...). pokoknya seru..!!! untuk yang suka renang dan tinggal di kawasan Serpong tidak ada salahnya mencoba tempat ini.
Setelah itu,hari minggu kemarin saya jalan dengan salah satu sahabat saya,Prita A. Jeng Ita ini wanita yang sueper sibuk dibandingkan saya dan Shinta. Nah,berhubung saya care dengan sahabat saya ini,saya memberikan something spesial for her birthday yaitu boneka besar "KEROPY" (katak hijau yang lucu). Too childish ??iya sih,tapi itu karena saya merasa bahwa sahabat saya ini harus lebih sering tertawa/senyum,tidak menyimpan setiap masalah sendiri,dll. Tapi,ternyata jeng Ita dan Mbak Shinta yang suka iseng justru bilang bahwa ingat keropy,ingat venty. Nah loh ???????? (cat: gak jelas he..he...).
Oh ya setelah bersilaturahim ke tempat Ita,saya dan Ita langsung jalan ke Pamulang Square. Disana kami mencoba makan di Bakso Lapangan Tembak yang terletak di lantai dasar. Kami pun memesan bakso hot plate + french fries, kwetiau goreng seafood,udang goreng tepung,dan es lemon tea. Hm....lumayan enak. Ga rugi punya sahabat-sahabat yang suka hunting makanan. sayang...saat itu baterai HP sedang low bat jadi tidak sempat foto makanan yang saat itu dipesan.
Alhamdulillah hari itu kenyang,bgmn tidak??? dari jam 6 pagi saya sudah keluar dari rumah lalu ke BATAN kemudian mengikuti talk show memperingati hari Ibu dan akhirnya ke rumah sahabat saya di Perumahan Bukit Pamulang Indah kemudian makan. Hm...sungguh minggu yang menyenangkan. Alhamdulillah.
Jumat, 05 Desember 2008
STUP PISANG....Oh....STUP PISANG
Beberapa hari ini panas sangat menyengat kulit.... Fiuh....!!! bisa dibilang lebih panas dari waktu-waktu sebelumnya. Menurut para ahli,lapisan ozon sudah semakin menipis atau bahkan berlubang ?????? sehingga panas matahari langsung sampai ke bumi tanpa hambatan. Jadi tidak terbayangkan kalau panas api neraka, astaghfirullah.
Oh ya,bicara soal panas, sesampainya di rumah, Mama tercinta membuat 'stup pisang'. Hmm...segaar. apalagi disajikan dengan es batu,alhamdulillah bertambah segar. Terimakasih ya ma.
Stup Pisang ini buatnya mudah sekali...bahkan tidak hanya pisang,kalau musim rambutan pun,kita bisa membuatnya menjadi stup rambutan.
RESEP STUP PISANG :
Bahan :
- pisang kepok
- gula pasir
- cengkeh
- kayu manis batangan
- air (cat : banyaknya air tergantung ingin membuat stup pisang seberapa banyak,kalau saya biasa satu panci he..he..)
Cara membuat :
1. Air didihkan terlebih dahulu
2. Masukkan kayu manis batangan sebagai aroma
3. Kemudian masukkan gula pasir secukupnya dan cengkeh,aduk hingga gula larut
4. Matikan kompor,segera masukkan pisang kepok yang telah diiris melintang.
5. Biarkan dingin,sajikan dengan es batu supaya lueeebiih....nikmat
Oh ya,bicara soal panas, sesampainya di rumah, Mama tercinta membuat 'stup pisang'. Hmm...segaar. apalagi disajikan dengan es batu,alhamdulillah bertambah segar. Terimakasih ya ma.
Stup Pisang ini buatnya mudah sekali...bahkan tidak hanya pisang,kalau musim rambutan pun,kita bisa membuatnya menjadi stup rambutan.
RESEP STUP PISANG :
Bahan :
- pisang kepok
- gula pasir
- cengkeh
- kayu manis batangan
- air (cat : banyaknya air tergantung ingin membuat stup pisang seberapa banyak,kalau saya biasa satu panci he..he..)
Cara membuat :
1. Air didihkan terlebih dahulu
2. Masukkan kayu manis batangan sebagai aroma
3. Kemudian masukkan gula pasir secukupnya dan cengkeh,aduk hingga gula larut
4. Matikan kompor,segera masukkan pisang kepok yang telah diiris melintang.
5. Biarkan dingin,sajikan dengan es batu supaya lueeebiih....nikmat
Kamis, 27 November 2008
BEST FRIEND
Look at the cats,so cute....... Gambar ini sengaja dipasang untuk sahabat-sahabat yang sedang jenuh buka blog dan untuk para pecinta kucing. :-)

Friends Graphic Comments

Friends Graphic Comments
Sabtu, 22 November 2008
FUTSAL ???? WHY NOT?


Assalamu'alaikum dunia....... alhamdulillah akhirnya ada kesempatan juga meng-update blog. Oh ya, hari minggu kemarin, kebetulan saya mengisi liqo anak-anak SD BATAN INDAH. Pada kesempatan itu,saya mengisinya dengan olahraga. Tepat jam 6.00 pagi,kami pun berkumpul di masjid. Subhanallah,mereka siap dengan pakaian olahraganya.
Kami melakukan pemanasan terlebih dahulu,setelah itu,kami pergi ke lapangan. Hm....pertamanya saya bingung mau olahraga apa?? jujur...I dont like sport too much. Bahkan,olahraga yang pernah saya lakukan hanyalah lari,jalan,bulutangkis plus sedikit basket,paling suka catur. (cat: itu duluuuuuuuu, eit...afwan olahraga tetap penting loh untuk kaum muslimin). Nah,daripada wasting time sibuk dan bingung cari property dan segala macam bentuk olahraga, alhamdulillah Halimah membawa bola sepak. Saat itulah diputuskan bahwa mereka akan bermain futsal di lapangan. Hitung-hitung belajar mengkoordinasikan kaki dan melenturkan kembali sistem motorik kasar mereka.
Tak disangka,mereka cukup jago main bola. Tidak tanggung-tanggung,tulang kaki mereka sering beradu dengan temannya. But...karena semua itu mereka nikmati,sakit pun mereka tak begitu rasakan. Lucunya.....oarang-orang yang lewat sana,tak berhenti menatap kami. Bagaimana tidak??? meski anak-anak itu berusia 11-12 tahun,tapi banyak dari mereka yang bertubuh tinggi belum lagi semuanya perempuan dan menutup aurat. Akhirnya...Jam 07.30,permainan pun selesai dengan hasil 3-3 (seri). Kemudian,kami melanjutkannya dengan makan bubur ayam yang suangaaat lezaat. Alhamdulillah.
Selasa, 28 Oktober 2008
JJS (jalan-jalan siang) ke TVRI


(Foto Bu Tri di depan TVRI dan gedung STC)
Assalamu'alaikum....
Kemarin siang,tepatnya hari Senin 27 oktober 2008, seusai jam sekolah KB/TKIT Lebah Madu, saya dan Bu Tri pergi ke TVRI yang berlamat di jalan Gerbang Pemuda,Senayan. Kami berdua memutuskan pergi kesana dengan bis TRANS BSD jurusan BSD-Ratu plaza. Sebelumnya kami ingin kesana naik kereta,namun karena kami tidak ingin spekulasi dengan jadwal kereta (cat:jadwal kereta tidak pasti) jadi kami lebih memilih bis trans BSD. Tepat jam 12.15 bis pun melaju,kurang lebih jam 1.15 kami sampai di halte Senayan City. Saya dan Bu Tri,melanjutkan perjalanan ke TVRI dengan taxi dan hanya terkena Rp.8.500,-.
Sesampainya disana,kami pun langsung menuju ke bagian produksi musik. Kesan pertama yang kami tangkap adalah "Suram dan Lama",bagaimana tidak??? Gedung sebesar itu,terlihat sepi dan tidak terlalu banyak penerangan (cat:sepertinya menganut sistem "Hemat Energi,Hemat Biaya"). Namun,satu yang pasti dan yang kami suka adalah orang-orang TVRI dipenuhi banyak senyuman. Sebagai tamu,kami merasa dihargai ketika kami bertanya soal apapun. Nah,sambil menunggu Pak Imam,produser acara Varia Anak,kami pun pergi ke masjid untuk sholat. Masjidnya cukup besar,tapi agak kurang terawat. Sayang.........eit..tunggu dulu ternyata suasana di masjid cukup sejuk,lantunan Quran terdengar dari bagian bawah masjid. Subhanallah,masih ada juga Bapak-bapak di TVRI yang menyempatkan diri hanya untuk membaca Quran disana. (cat: salut untuk Bapak tersebut).
Sekembalinya kami dari Sholat,ternyata Pak Imam tidak dapat dipastikan kedatangannya,akhirnya kami berkomunikasi dengan Bapak Rahmat dan Bu Susi. Kami berdua menanyakan segala hal yang berhubungan dengan varia anak,sayangnya untuk tahun depan pun acara tersebut belum dipastikan kelanjutannya apalagi untuk mengikuti acara tersebut,kami harus mempersiapkan proposal.
Setelah berbincang-bincang,kami pun langsung pamit. Seperti biasa,dengan senyuman mereka berharap kami kembali selasa depan untuk bertemu langsung dengan Pak Imam. (cat: kami harus rapat koordinasi dulu ya pak,maaf...)
Rasanya ingin segera pulang....kami naik bis 102 jur.ciputat-tanah abang untuk kembali ke Halte dan menunggu bis Trans.
Hmm...bukan Venty namanya kalau tidak memanfaatkan waktu untuk jalan-jalan. Saya langsung mengajak Bu Tri ke SOGO (cat:hanya beli minuman untuk di bis he...). Ternyata hanya seperti itu,sepi....tidak terlalu banyak orang dan makanan kemasan pun tidak banyak yang terdeteksi ke halalannya. So,kalau belanja disana harus betul-betul pasang mata plus pakai "kacamata kuda" agar jalannya lurus...terus. Tidak puas disitu,kami pun jalan ke STC melewati plaza Senayan. Kondisinya,sama saja...sepi. Beda sekali dengan BSD ataupun karawaci. ck..ck...untuk apa ya dibuat Mall kalau cuma membuat penuh Jakarta. (cat: ga jelas....).
Setelah keliling dan ternyata bis Trans pun belum datang,akhirnya kami naik bis 102. Hitung-hitung agak irit soalnya jauh dekat hanya Rp.2500,- he...he..
Selama perjalanan,hujan mengguyur Jakarta dengan deras. Seperti biasa kilatan-kilatan petir membuat saya agak-agak tidak nyaman. Alhamdulillah...sampai Ciputat hujan pun reda. Lalu kami melanjutkan perjalanan dengan angkot putih jurusan Ciputat-Muncul. Hmm....alhamdulillah.
Senin, 20 Oktober 2008
REUNI TEKNIK KIMIA 97 ITI (INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA)



Assalamu'alaikum.............dunia
Hari Minggu 19 Oktober 2008 kemarin,Alhamdulillah Reuni TK 97 ITI jadi juga diadakan. Malam sebelumnya saya janjian sama jeng Shinta (cat: sahabat saya) untuk ketemu di Pondok Indah Mall tepatnya di Gramedia jam 11 siang. Saya langsung setuju saja,soalnya sudah lama juga tidak kesana sekaligus mau lihat suasana terbaru dari pasar Ciputat. Setelah dari Ciputat,saya naik bis 102 ke arah tanah abang. Herannya,dari Muncul sampai PIM,angkot/bisnya dalam kondisi sepi. Alhasil seperti mobil sendiri deh...he..he...
Sesampainya di PIM,saya langsung menuju Gramedia karena Shinta sudah menunggu disana. Hunting buku ???? so pasti... alhamdulillah dapat buku "Kids Song" , "Meningkatkan ESQ anak" dan "National Geographic". Shinta juga dapat buku "Sang Pemimpi" nya Andrea Hirata. Sebenarnya,kita masih betah di Gramedia, tapi berhubung rasa dahaga sudah datang menyerang, kami segera menuju AW untuk pesan Milk Shake + Orange Juice + French Fries. Subhanallah tak disangka.... disana kami bertemu Mbak Rulan (TK 95) + suami + putrinya. Saya ingat sekali sama Mbak Rulan,dulu di kampus, dia terkenal karena cantik,sholehah plus jenius. Bayangkan...... disaat pembuatan Skripsi yang membutuhkan 3 orang untuk menyusunnya,Mbak Rulan justru menyusun semuanya sendiri. Sedangkan kalau suaminya,saya kenal sekali karena saya pernah jadi partner laboratorium Kimia Fisika di ITI.
Hmmm...jam 1 siang masih setengah jam lagi,kami berdua pun jalan-jalan ke DISC TARRA sambil menunggu waktu. Finally di PIM.... saya dapat juga CD "Allah Knows" nya Zain Bikha.
Akhirnya,jam 1 siang lewat sedikit,saya dan Shinta menuju Pronto Restaurant di lantai 2 soalnya kami sudah melihat Febby yang agak-agak gelisah di depan Pronto. Wah....sampai disana sudah ada teman saya Febby,Meita dan Rico yang sedang sibuk buka album lama TK 97. Lucu.......apalagi lihat foto OSPEK,Camp,sampai SE yang di Bali. Keadaan reuni semakin ramai saat satu persatu mulai datang ada Neri yang sedang hamil+ suaminya,Eka + keluarga, Doni + keluarga, Ismail + keluarga, Nuning + keluarga, Eka Retno + keluarga, Yeni + keluarga, Amirah, Retno, Vida dan Cahya.Wah makin siang reuninya bertambah seru ,gimana ga??? banyak yang datang bawa TK 97 "junior" yang menggemaskan seperti fabian,raihan,sifa,aya,dll.




Ternyata dari semua itu ada satu nih yang tidak berubah yaitu aji mumpung. Selagi kita di tempat "All you can eat", kita betul-betul mencoba hampir semua macam makanan disana dari pasta,salad sampai barbeque. Pokoknya,yang namanya "aji mumpung" masih berlaku dan melekat untuk anak-anak Teknik seperti kita terutama TK97 he...he... Sayang...tidak semua bisa datang. Teman-teman dari daerah Tangerang yang sangat diharapkan untuk datang,justru banyak yang berhalangan hadir. Semoga saja reuni selanjutnya,lebih banyak yang datang dan lebih banyak lagi TK97 "junior". amin.
Oh ya, saya pribadi lewat blog ini mengucapkan banyak terima kasih loh untuk Rico,Meita dan Febby (cat: sebagai tim suksesi Reuni). Terima kasih sudah berkorban waktu,pulsa,dll demi terlaksananya acara tersebut bahkan mungkin korban perasaan soalnya mereka harus datang awal dan terakhir pulang he...he...maaf ya tapi sekali lagi thanks a lot. Jazakumullah Khairan Katsira.
Kamis, 02 Oktober 2008
A Gift
Rabu,01 Oktober 2008
Saya mendapat SMS yang begitu sederhana dan indah,sehingga saya ingin menyimpan dan menampilkannya dalam blog. Saya ucapkan terimakasih untuk someone yang membuat puisi ini. Its a beautiful gift in Iedl Fitr day.
"Aku pinta bunga indah pada Allah,tapi kaktus berduri yang kuterima...
Aku pinta hewan imut yang cantik,tapi ulat bulu yang kuterima...
Aku sedih......
Aku berpikir betapa tak adilnya Allah..
Hingga...kaktus itu berbunga dengan indah....
Ulat itupun menjadi kupu-kupu yang amat cantik.
Itulah jalan Allah...
Memberi sesuatu yang tidak kita suka,padahal itu baik untuk kita dan bisa jadi sesuatu yang kita suka justru buruk untuk kita
"Allah Maha Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui" (QS 2: 216)
Semua jadi indah pada waktunya...
Tapi daripada itu, Allah telah siapkan yang terbaik untuk kita...
Pandai-pandailah bersyukur atas nikmat dan karuniaNYA yang diberikan kepada kita serta tetaplah berhusnudzon kepadaNYA.
(Poem by Unknown)
Saya mendapat SMS yang begitu sederhana dan indah,sehingga saya ingin menyimpan dan menampilkannya dalam blog. Saya ucapkan terimakasih untuk someone yang membuat puisi ini. Its a beautiful gift in Iedl Fitr day.
"Aku pinta bunga indah pada Allah,tapi kaktus berduri yang kuterima...
Aku pinta hewan imut yang cantik,tapi ulat bulu yang kuterima...
Aku sedih......
Aku berpikir betapa tak adilnya Allah..
Hingga...kaktus itu berbunga dengan indah....
Ulat itupun menjadi kupu-kupu yang amat cantik.
Itulah jalan Allah...
Memberi sesuatu yang tidak kita suka,padahal itu baik untuk kita dan bisa jadi sesuatu yang kita suka justru buruk untuk kita
"Allah Maha Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui" (QS 2: 216)
Semua jadi indah pada waktunya...
Tapi daripada itu, Allah telah siapkan yang terbaik untuk kita...
Pandai-pandailah bersyukur atas nikmat dan karuniaNYA yang diberikan kepada kita serta tetaplah berhusnudzon kepadaNYA.
(Poem by Unknown)
BEAUTIFUL MOMENTS
Assalamu'alaikum......
Hari ni saya mau cerita tentang iedul fitri kemarin..... Sebelumnya saya ucapkan kembali "Taqobbalallahu Minna Wa Minkum", Mohon Maaf lahir dan batin.
Oh ya,cerita ini dimulai dari malam i'tikaf saya bersama teman-teman di Masjid Bahrul Ulum PUSPIPTEK. Kami berkumpul disana usai sholat tarawih di Masjid ALBAYAN ITI. Mula-mula,keadaan di Masjid BU terlihat sepi,namun tak berapa lama kemudian banyk keluarga-keluarga muslim yang datang bersama ank-anaknya yang kecil. Subhanallah.....meski kecil mereka rajin ibadah mengkuti umi dan abinya.:-). Disana,kami hanya beri'tikaf satu malam,semoga saja jika masih ada kesempatan,tahun depan saya ingin lebih banyak malam lagi untuk beri'tikaf.amin.
Malam berikutnya...setelah sholat tarawih,saya mengecat rumah. Percaya..ga percaya (UNBELIEVEBLE) ternyata saya bisa juga mencat rumah berikut naik tangganya he...he...Saat itu,saya ingin sesuatu yang lebih meriah so saya beli saja cat tembok "DULUX PAINT" warna merah fransesca. Beberapa orang agak protes karena warnanya agak-agak pinky. Tapi lama-kelamaan mereka bilang bagus juga untuk suasana baru,terlihat fresh!!! Ini foto hasil cat saya (cat: dibantu Papa) ,meski belum sempurna karena catnya habis dan belum sempat beli lagi he...he...

Lebaran tiba......
Seperti biasa....saya dan adik saya agak terlambat mengikuti sholat ied. Entah kenapa 2 tahun ini DKM AlBayan tidak konsisten dalam hal waktu. Kadang jam 7.00, jam 6.30 WIB bahkan kurang. Sehingga banyak jama'ah yang bahkan lebih...terlambat daripada saya. Setelah menunaikan sholat Ied disana,tradisi di keluarga saya adalah "sungkeman" kepada Orangtua untuk memohon maaf atas kesalahan yang pernah atau acapkali dilakukan. Selanjutnya,kami berfoto bersama seluruh keluarga (cat:foto Mama,Papa,Vita dan suaminya serta Adikku yang bungsu,Sukma/Dede) kemudian MAKAN KETUPAT. Hm......ketupat yang dihidangkan bersama telur petis,lodeh,opor ayam,sambal goreng kentang-ati sungguh-sungguh yummy atau nikmat sekali (cat: kolesterol tinggi he...he....).
(ket: foto dari kiri ke kanan, Sukma/Dede,Papa,Mama,Andi sedangkan yang ada diatas itu saya dan Vita)

(3 perempuan di keluarga saya: venty97,Mama dan Vita)

(Tiga laki-laki di keluarga saya :Dede,Papa dan Andi (suami Vita))

,Tak lama kemudian kami sekeluarga berkeliling lagi untuk bersilaturahm dan bermaaf-maafan dengan tetangga yang belum kami jumpai. Tidak berapa lama,kami melanjutkannya ke makam untuk berziarah. Sekitar pukul 11.00 WIB, Mas Heri,Mbak Audrey dan Echa (ponakan saya) datang ke rumah,lalu menyusul Mas Wawan,Mbak Novi dan Ardi (ponakan juga) plus Lintang datang. Dibawah ini foto Echa dan Ardi ,Lintang tidak ada karena sedang sibuk main game di dalam rumah he...he...
Wah....suasana rumah saat itu jadi ramai. Mereka langsung menyerbu ketupat,maklum....setahun sekali he...he.... tapi yang lebih senang lagi ketika ponakan saya,Echa tidak ada hentinya makan kue "sagu keju" buatan saya,ASLI..DIJAMIN WUEENAAKKKK bahkan Mas ku,Mas Heri yang baru pulang dari KOREA muji kue buatan saya itu, namun...sayang saya tidak sempat mengabadikannya dalam foto.
Hari ni saya mau cerita tentang iedul fitri kemarin..... Sebelumnya saya ucapkan kembali "Taqobbalallahu Minna Wa Minkum", Mohon Maaf lahir dan batin.
Oh ya,cerita ini dimulai dari malam i'tikaf saya bersama teman-teman di Masjid Bahrul Ulum PUSPIPTEK. Kami berkumpul disana usai sholat tarawih di Masjid ALBAYAN ITI. Mula-mula,keadaan di Masjid BU terlihat sepi,namun tak berapa lama kemudian banyk keluarga-keluarga muslim yang datang bersama ank-anaknya yang kecil. Subhanallah.....meski kecil mereka rajin ibadah mengkuti umi dan abinya.:-). Disana,kami hanya beri'tikaf satu malam,semoga saja jika masih ada kesempatan,tahun depan saya ingin lebih banyak malam lagi untuk beri'tikaf.amin.
Malam berikutnya...setelah sholat tarawih,saya mengecat rumah. Percaya..ga percaya (UNBELIEVEBLE) ternyata saya bisa juga mencat rumah berikut naik tangganya he...he...Saat itu,saya ingin sesuatu yang lebih meriah so saya beli saja cat tembok "DULUX PAINT" warna merah fransesca. Beberapa orang agak protes karena warnanya agak-agak pinky. Tapi lama-kelamaan mereka bilang bagus juga untuk suasana baru,terlihat fresh!!! Ini foto hasil cat saya (cat: dibantu Papa) ,meski belum sempurna karena catnya habis dan belum sempat beli lagi he...he...

Lebaran tiba......Seperti biasa....saya dan adik saya agak terlambat mengikuti sholat ied. Entah kenapa 2 tahun ini DKM AlBayan tidak konsisten dalam hal waktu. Kadang jam 7.00, jam 6.30 WIB bahkan kurang. Sehingga banyak jama'ah yang bahkan lebih...terlambat daripada saya. Setelah menunaikan sholat Ied disana,tradisi di keluarga saya adalah "sungkeman" kepada Orangtua untuk memohon maaf atas kesalahan yang pernah atau acapkali dilakukan. Selanjutnya,kami berfoto bersama seluruh keluarga (cat:foto Mama,Papa,Vita dan suaminya serta Adikku yang bungsu,Sukma/Dede) kemudian MAKAN KETUPAT. Hm......ketupat yang dihidangkan bersama telur petis,lodeh,opor ayam,sambal goreng kentang-ati sungguh-sungguh yummy atau nikmat sekali (cat: kolesterol tinggi he...he....).

(ket: foto dari kiri ke kanan, Sukma/Dede,Papa,Mama,Andi sedangkan yang ada diatas itu saya dan Vita)

(3 perempuan di keluarga saya: venty97,Mama dan Vita)

(Tiga laki-laki di keluarga saya :Dede,Papa dan Andi (suami Vita))

,Tak lama kemudian kami sekeluarga berkeliling lagi untuk bersilaturahm dan bermaaf-maafan dengan tetangga yang belum kami jumpai. Tidak berapa lama,kami melanjutkannya ke makam untuk berziarah. Sekitar pukul 11.00 WIB, Mas Heri,Mbak Audrey dan Echa (ponakan saya) datang ke rumah,lalu menyusul Mas Wawan,Mbak Novi dan Ardi (ponakan juga) plus Lintang datang. Dibawah ini foto Echa dan Ardi ,Lintang tidak ada karena sedang sibuk main game di dalam rumah he...he...

Wah....suasana rumah saat itu jadi ramai. Mereka langsung menyerbu ketupat,maklum....setahun sekali he...he.... tapi yang lebih senang lagi ketika ponakan saya,Echa tidak ada hentinya makan kue "sagu keju" buatan saya,ASLI..DIJAMIN WUEENAAKKKK bahkan Mas ku,Mas Heri yang baru pulang dari KOREA muji kue buatan saya itu, namun...sayang saya tidak sempat mengabadikannya dalam foto.
Sabtu, 27 September 2008
Jauh di mata,dekat di hati (aloemni albayan ITI)

Assalamu'alaikum dunia
Bicara tentang kegiatan pada Bulan Ramadhan,banyak yang saya mau ceritakan meskipun cerita ini sebagian untuk laporan kepada teman-teman yang lain he..he...
Alhamdulillah,tahun ini saya dan teman-teman yang tergabung dalam Aloemni AlBayan Komunitas Akhwat dapat menyisihkan sedikit rezki kami untuk berbagi dengan adik asuh,anak anak yatim,janda-janda tua dan kaum dhu'afa. Meskipun tidak banyak yang bisa diberikan,tapi menurut saya itu adalah sesuatu hal yang sangat berarti. Bagaimana tidak ? ,tahun sebelumnya saya,Shinta,Ita,Retno memulai kegiatan ini hanya dengan memberikan ifthor untuk orang di sekitar kampus. Nah,tahun ini dimulai dengan perencanaan yang begitu singkat dan jaringan komunikasi yang sedikit terbatas,kami bisa mengajak teman-teman kami yang lain seperti Mbak Wida beserta teman-temannya yang bekerja di BI ,Viola,Linda,Siti,Anne Ulya, teman-teman plus adiknya Ita serta Aya yang bekerja di BCA untuk menyisihkan sebagian rejeki mereka. Subhanallah,dengan dana yang terkumpul ,kami dapat membuatnya menjadi 2 kegiatan. Kegiatan I (tertanggal 13 September 2008),berupa pembagian SEMBAKO untuk 21 adik asuh Al Bayan ITI. Kegiatan II (tertanggal 21 September 2008), berupa pembagian bingkisan + amplop @ Rp.50.000,- untuk 15 anak yatim,6 janda-janda tua dan 10 kaum dhu'afa. Adapun dana untuk kegiatan pada tanggal 21 September, tidak hanya dari aloemni AlBayan,alhamdulillah pada hari itu pula kami mendapat tambahan dana,beras,gula,3 kardus mie dari TKIT Lebah Madu,BSD.
Saya,Shinta dan Ita sangat berterimakasih sekali atas partisipasi semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Kami berharap,semoga tahun depan kegiatan ini akan berlanjut dengan lebih baik daripada sebelumnya. Amin.
By the way,catatan untuk Shinta dan Ita semoga tahun depan dapat lebih meluangkan waktunya untuk membantu saya dalam hal teknis.he..he... Tak lupa saya juga mengucapkan terimakasih untuk Rezka yang sedang sibuk persiapan sidang Tugas Akhir tapi masih dapat meluangkan waktunya untuk menemani saya membeli SEMBAKO, kemudian Viola yang tempat kostnya disediakan untuk penyimpanan SEMBAKO serta Dita (pengurus AlBayan) yang sudah mendata dan menyebarkan kupon KADO RAMADHAN untuk adik-adik asuh DKM AL BAYAN. Satu lagi..terimakasih untuk Anita (mahasiswa UIN) yang sudah membantu saya pada kegiatan II dari mulai belanja bingkisan sampai penyalurannya kepada yang berhak.
Yup.laporan telah selesai,mengenai berapa jumlah dana yang terkumpul,dan hal-hal lainnya. Silahkan langsung bertanya kepada saya atau Ita. Insyaallah,kami akan memberikan data lengkapnya.Wassalam
Saling Berbagi di Bulan Ramadhan bersama KB/TKIT LEBAH MADU

Jum'at,September 2008
TKIT Lebah Madu membuat kegiatan khusus Bulan Ramadhan berupa pemberian santunan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat saling berbagi dan tolong menolong dengan sesama. Kegiatan santunan untuk tahun ini ditujukan kepada santri-santri yang ada di Pesantren As Sa'adah. Pesantren ini terletak di kawasan Perumahan Puri Serpong.
Anak-anak dari KB hingga TK. Guru-guru serta beberapa orang tua murid berangkat dari Sekolah sekitar jam 08.30 WIB. Alhamdulillah,transportasi yang tersedia cukup banyak sehingga barang-barang dan yang lainnya dapat terangkut semua.
Kami tiba disana sekitar jam 9.00 WIB. Kedatangan kami disambut dengan gembira oleh para santri meski bisa dibilang kondisinya agak riskan juga,karena kami dari TKIT Lebah Madu baik guru maupun orangtua murid notabene wanita semua kecuali murid-murid kami yang lelaki :), sedangkan pengurus dan santri pesantren As Sa'adah justru lelaki semua kecuali 2 ustadzah yang menemani kami.
Kaki-kaki mungil ananda-ananda KB/TKIT Lebah madu langsung menyebar,apalagi di sekitar pesantren ada pohon-pohon rindang yang mudah diraih oleh mereka. Suasana panas saat itu,tidak menghentikan keceriaan mereka. Tingkah polah mereka yang lucu membuat beberapa santri tersenyum simpul.
Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Ustadz Ghozali sebagai pengurus pesantren lalu dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada 11 santri yang masih usia sekolah dan tinggal di Pesantren lalu penyerahan secara simbolik santunan (cat: berupa barang dan uang) untuk mereka.
Bingkisan untuk para santri diberikan oleh anak didik KB/TKIT Lebah Madu. Meskipun beberapa dari mereka masih malu-malu tapi mereka terlihat senang karena dapat memberikan sesuatu kepada kakak-kakak santri mereka yang ada di Pesantren As Saíadah.
Kami semua berharap,agar apapun yang kami berikan dapat membawa kebaikan dan bermaanfaat untuk semua yang ada di Pesantren tersebut.
Kemudian,ketika Ibu Guru sibuk mengadakan circle akhir untuk para anak didik. Saya, Bu Eri beserta beberapa Ibu-Ibu Wali Murid lainnya berjalan-jalan melihat kondisi Pesantren As Saíadah. Masyaallah,Kondisinya agak memprihatinkan,ternyata dari sekian banyak santri,masih ada 4 anak yang tidak sekolah karena ketiadaan dana. Lalu,kondisi tempat tinggal mereka dengan kamar tanpa pintu dan kasur yang sangat tuiipis untuk tidur. Hal-hal inilah yang membuat kami miris,karena pada kenyataannya Pesantren ini terletak di kawasan Perumahan bahkan diapit oleh BSD dan Pamulang yang bahkan sudah mulai ramai dengan Mall dan kehidupan kotanya.
Sekarang,pesantren ini sedang dalam tahap pembangunan. Semoga saja,banyak donatur yang akan menyisihkan rejeki mereka untuk mempercepat pembangunan tersebut sebagai langkah awal untuk penyediaan sarana pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.
Jumat, 05 September 2008
NEW TEMPLATE
Wah....saya sedang coba template baru lagi. Saya ambil template dari www.finalsense.com
Warnanya cukup menarik,belum lagi kupu-kupunya yang cukup cantik. So,bagaimana ? penamplan baru blog saya?
Warnanya cukup menarik,belum lagi kupu-kupunya yang cukup cantik. So,bagaimana ? penamplan baru blog saya?
HOBI.......YANG HILANG

Bicara soal hobi,saya pernah punya hobi design baju. Saya tidak pernah tau kenapa hobi ini ada,yang jelas saya suka menggambarnya. Bahkan sampai kuliah saya masih suka menggambar berbagai macam design baju dengan warna-warni yang menarik. Unfortunately....banyak design yang saya buat dan simpan di komputer hilang karena lupa disimpan waktu adik saya memformat ulang komputer. hiks...hiks...hasil karya saya hilang. Nah...yang saya sempat print hanya 2, itupun hanya untuk mencoba printer.
Selasa, 02 September 2008
NENEK TERCINTA
Assalamu'alaikum......
Beberapa malam lalu,entah mengapa saya teringat dengan almarhumah nenek saya tercinta. Kalau saya boleh berbagi....ingin rasanya mengulang masa-masa dulu bersama dengannya. Apalagi di bulan Ramadhan ini,karena beliau menghadap ke hadirat Nya tepat 8 hari sebelum Idul Fitri tahun 2004.
Kami,cucunya selalu memanggilnya dengan panggilan sayang "Mbah Noe".
Mbah Noe...begitu banyak pengorbanan yang telah beliau berikan kepada kami. Beliau adalah wanita tangguh yang saya kenal,bagaimana tidak? beliau hidup sendiri di Banyuwangi sementara Ayah kami yang merupakan putra satu-satunya tinggal merantau di Serpong. Bahkan Mbah Noe yang telah ditinggal oleh kakek kami sejak Ayah kami masih belia justru mengajarkan kami tentang cinta dan kesetiaan beliau. Subhanallah......
Mbah Noe...beliau yang mengajarkan saya dan adik-adik saya untuk lebih mengenal Allah dengan lantunan doa dalam bahasa jawa dengan sedikit pulasan hindunya. Namun..beliau juga yang mengajarkan kami membaca Al Quran.
Mbah Noe..dalam keterpurukn ekonomi,beliau mengirimkan uang pensiunnya kepada kami yang tak lain untuk keberlangsungan pendidikan kami dan bahkan terkadang kami lupa tuk sekedar menanyakan apakah beliau memegang uang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Mbah Noe....di bulan Ramadhan seperti ini,biasanya beliau sibuk membuat kue "Grim" dan mengirimkannya ke Serpong untuk menyenangkan cucunya.
Mbah Noe......saat-saat malammu selalu kau isi dengan lantunan doamu yang panjang (cat : saya suka mengintip jika Mbah Noe sholat malam dan berdoa untuk kami semua)
Mbah Noe...beliau sangat perhatian kepada kami,bahkan jika kami terlihat lelah dan sedih,belaiau langsung mendekati kami dan memijati kami. Ya Allah..kami rindu akan itu semua.
Singkat cerita,saat itu,Mbah Noe sering sakit-sakitan. Kami yang tak tega melihatnya langsung membawanya ke Serpong untuk kami rawat bersama.
Sesampainya di Serpong,Mbah Noe terlihat gembira. Mungkin karena rasa rindunya yang telah terpenuhi. Namun...tidak berapa lama kesehatan beliau makin turun. Mbah Noe sukar untuk pergi ke kamar mandi sendiri. Hampir setiap malam kami bergiliran untuk memenuhi panggilannya.
Suatu ketika,karena saya lelah. Saya agak merasa jengkel,dan di puncak kejengkelan,saya lalai. Allah.....sekali lagi saya lalai.
Malam itu...Mbah Noe terkena stroke. Rasa penyesalan saya membuat saya diam seribu bahasa. Mbah Noe langsung dilarikan ke rumah sakit. Disana saya hanya melihat tubuh kurus yang tergolek lemah dengan selang infus yang terpasang dibadannya. Ya Allah......keadaanya sangat jauh berbeda dengan dahulu.
Hanya berselang 2 hari,belaiau dibawa kembali pulang. malam itu,karena penyesalan saya,saya bertekad saya akan menemani Mbah Noe. Diam-diam saya sangat menikmati kesendirian saya berdua dengan Mbah Noe. Saya pandangi wajahnya yang dulu selalu menemani saya tidur,menggendong dan merawat saya.
Saya duduk terpekur disampingnya seraya membaca ayat-ayat suci AlQuran. Tengah malam....beliau membuka matanya,beliau langsung mengikuti lantunan saya meski dengan lirih tak bertenaga. Ya Alah....itu adalah kenangan terindah saya berdua dengan Mbah Noe. Kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan. Saat berdua itu pula saya minta maaf atas semua kelalaian saya dan kesalahan saya.
Beliau hanya mengangguk tanpa berucap sepatah pun. Tak berapa lama,saya pun tertidur karena esok paginya saya harus ikut training ISO 9001.
Pagi hari...saya cium dan peluk nenek saya tercinta itu. Saya tak tahu...ternyata itu adalah pelukan saya terakhir untuk selamanya karena siang harinya Mbah Noe berpulang menghadap Ilahi setelah melihat kedatangan cucu lelakinya yakni adik saya Sukma Agung V, setelah beliau melihat seluruh keluarganya berkumpul.
Ya Allah.....berikanlah kebaikan kepada almarhumah Mbah Noe,terimalah segala amalannya,jauhkanlah beliau dari siksa api neraka, amin.
(Cinta kami untukmu Mbah Noe ------------- Venty,Vita dan Dede)
Beberapa malam lalu,entah mengapa saya teringat dengan almarhumah nenek saya tercinta. Kalau saya boleh berbagi....ingin rasanya mengulang masa-masa dulu bersama dengannya. Apalagi di bulan Ramadhan ini,karena beliau menghadap ke hadirat Nya tepat 8 hari sebelum Idul Fitri tahun 2004.
Kami,cucunya selalu memanggilnya dengan panggilan sayang "Mbah Noe".
Mbah Noe...begitu banyak pengorbanan yang telah beliau berikan kepada kami. Beliau adalah wanita tangguh yang saya kenal,bagaimana tidak? beliau hidup sendiri di Banyuwangi sementara Ayah kami yang merupakan putra satu-satunya tinggal merantau di Serpong. Bahkan Mbah Noe yang telah ditinggal oleh kakek kami sejak Ayah kami masih belia justru mengajarkan kami tentang cinta dan kesetiaan beliau. Subhanallah......
Mbah Noe...beliau yang mengajarkan saya dan adik-adik saya untuk lebih mengenal Allah dengan lantunan doa dalam bahasa jawa dengan sedikit pulasan hindunya. Namun..beliau juga yang mengajarkan kami membaca Al Quran.
Mbah Noe..dalam keterpurukn ekonomi,beliau mengirimkan uang pensiunnya kepada kami yang tak lain untuk keberlangsungan pendidikan kami dan bahkan terkadang kami lupa tuk sekedar menanyakan apakah beliau memegang uang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Mbah Noe....di bulan Ramadhan seperti ini,biasanya beliau sibuk membuat kue "Grim" dan mengirimkannya ke Serpong untuk menyenangkan cucunya.
Mbah Noe......saat-saat malammu selalu kau isi dengan lantunan doamu yang panjang (cat : saya suka mengintip jika Mbah Noe sholat malam dan berdoa untuk kami semua)
Mbah Noe...beliau sangat perhatian kepada kami,bahkan jika kami terlihat lelah dan sedih,belaiau langsung mendekati kami dan memijati kami. Ya Allah..kami rindu akan itu semua.
Singkat cerita,saat itu,Mbah Noe sering sakit-sakitan. Kami yang tak tega melihatnya langsung membawanya ke Serpong untuk kami rawat bersama.
Sesampainya di Serpong,Mbah Noe terlihat gembira. Mungkin karena rasa rindunya yang telah terpenuhi. Namun...tidak berapa lama kesehatan beliau makin turun. Mbah Noe sukar untuk pergi ke kamar mandi sendiri. Hampir setiap malam kami bergiliran untuk memenuhi panggilannya.
Suatu ketika,karena saya lelah. Saya agak merasa jengkel,dan di puncak kejengkelan,saya lalai. Allah.....sekali lagi saya lalai.
Malam itu...Mbah Noe terkena stroke. Rasa penyesalan saya membuat saya diam seribu bahasa. Mbah Noe langsung dilarikan ke rumah sakit. Disana saya hanya melihat tubuh kurus yang tergolek lemah dengan selang infus yang terpasang dibadannya. Ya Allah......keadaanya sangat jauh berbeda dengan dahulu.
Hanya berselang 2 hari,belaiau dibawa kembali pulang. malam itu,karena penyesalan saya,saya bertekad saya akan menemani Mbah Noe. Diam-diam saya sangat menikmati kesendirian saya berdua dengan Mbah Noe. Saya pandangi wajahnya yang dulu selalu menemani saya tidur,menggendong dan merawat saya.
Saya duduk terpekur disampingnya seraya membaca ayat-ayat suci AlQuran. Tengah malam....beliau membuka matanya,beliau langsung mengikuti lantunan saya meski dengan lirih tak bertenaga. Ya Alah....itu adalah kenangan terindah saya berdua dengan Mbah Noe. Kenangan yang tidak akan pernah saya lupakan. Saat berdua itu pula saya minta maaf atas semua kelalaian saya dan kesalahan saya.
Beliau hanya mengangguk tanpa berucap sepatah pun. Tak berapa lama,saya pun tertidur karena esok paginya saya harus ikut training ISO 9001.
Pagi hari...saya cium dan peluk nenek saya tercinta itu. Saya tak tahu...ternyata itu adalah pelukan saya terakhir untuk selamanya karena siang harinya Mbah Noe berpulang menghadap Ilahi setelah melihat kedatangan cucu lelakinya yakni adik saya Sukma Agung V, setelah beliau melihat seluruh keluarganya berkumpul.
Ya Allah.....berikanlah kebaikan kepada almarhumah Mbah Noe,terimalah segala amalannya,jauhkanlah beliau dari siksa api neraka, amin.
(Cinta kami untukmu Mbah Noe ------------- Venty,Vita dan Dede)
Kutipan "RENUNGAN KALBU"
Ibrahim bin Adam ra. di waktu berpidato ditanya orang tentang firman Allah dalam surat Al Mukmin : 60
"Berdoalah kepada Ku,niscaya Aku kabulkan untukmu"
Padahal kita telah berdoa kepadaNya tetapi mengapa tidak dikabulkan?
Lalu Ibrahim menjawab:
1/. Kalian telah mengerti tentang Allah,mengapa kalian tidak mentaatinya?
2/. kalian membaca AlQuran,mengapa kalian tidak mengamalkan isinya?
3/. Kalian mengerti tentang setan,tetapi mengapa kalian selalu mengikutinya?
4/. kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi mengapa kalian meninggalkan sunahnya?
5/. Kalian mengaku cinta pada surga,tetapi mengapa kalian tidak beramal untuknya?
6/. Kalian mengaku takut neraka,tetapi mengapa kalian selalu melakukan dosa?
7/. Kalian mengatakan mati itu pasti terjadi, tetapi mengapa kalian tidak mempersiapkan bekalnya?
8/. Kalian sibuk mengurus cela orang lain,tetapi mengapa kalian tidak mau memperhatikan cela diri kalian sendiri?
9/. Kalian makan rezeki Allah,tetapi mengapa kalian tidak bersyukur?
10/. Kalian menguburkan mayat kalian,tetapi mengapa kalian tidak mengambilnya sebagai ibarat (perumpamaan)?
(Kutipan "Renungan Kalbu" yang saya catat ketika mengajar murid saya "Farah" kelas VII SMP 16 JAKARTA)
"Berdoalah kepada Ku,niscaya Aku kabulkan untukmu"
Padahal kita telah berdoa kepadaNya tetapi mengapa tidak dikabulkan?
Lalu Ibrahim menjawab:
1/. Kalian telah mengerti tentang Allah,mengapa kalian tidak mentaatinya?
2/. kalian membaca AlQuran,mengapa kalian tidak mengamalkan isinya?
3/. Kalian mengerti tentang setan,tetapi mengapa kalian selalu mengikutinya?
4/. kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi mengapa kalian meninggalkan sunahnya?
5/. Kalian mengaku cinta pada surga,tetapi mengapa kalian tidak beramal untuknya?
6/. Kalian mengaku takut neraka,tetapi mengapa kalian selalu melakukan dosa?
7/. Kalian mengatakan mati itu pasti terjadi, tetapi mengapa kalian tidak mempersiapkan bekalnya?
8/. Kalian sibuk mengurus cela orang lain,tetapi mengapa kalian tidak mau memperhatikan cela diri kalian sendiri?
9/. Kalian makan rezeki Allah,tetapi mengapa kalian tidak bersyukur?
10/. Kalian menguburkan mayat kalian,tetapi mengapa kalian tidak mengambilnya sebagai ibarat (perumpamaan)?
(Kutipan "Renungan Kalbu" yang saya catat ketika mengajar murid saya "Farah" kelas VII SMP 16 JAKARTA)
Senin, 01 September 2008
BUITENZORG....
Minggu,31 Agustus 2008
Satu hari sebelum puasa Ramadhan,saya dan keluarga pergi ke Bogor. Kami berangkat sekitar jam 9.30 WIB, karena saya harus menemani anak-anak SD di BATAN untuk silaturahm ke Umi dan Abi masing-masing dari mereka menjelang Ramadhan (cat: tarhib ramadhan kecil-kecilan). Setelah itu,kami langsung menuju ke kost adik laki-laki saya "Sukma Agung V." di jalan Cidangiang belakang BOTANI SQUARE.
Belum lagi sampai Perumpung,jalanan macet. Ayah saya langsung memutar balik melewati jalan entah jalan apa....dan tembus ke perumahan Ciseeng. DAri sana..alhamdulillah kami jalan tanpa hambatan. Lalu,Ayah saya ke Baranangsiang melalui Semplak. Mungkin karena saya sudah terlalu lama tidak ke BOgor,saya jadi agak bingung,sepertinya Semplak lebih ramai (dengan bangunan) daripada sebelumnya. Belum lagi di depan Karya Bakti ada Hotel dan Convention Centre "Braja Mustika".
Wow..amazing......
Kemudian,Ayah saya mengambil jalan pintas melalui SMA 5 BOGOR, ternyata meski jalan tersebut sempit,kami sempat mengalami macet juga.
Nah....Hari Minggu itu saya betul-betul hanya menikmati suasana baru kota BOGOR,bagaimana tidak?, biasanya saya hanya ke Ciampea ke tempat adik perempuan saya "Vita" ataupun kalau ke Bogor ,saya langsung ke Baranangsiang melalui jalan utama. Sebelum sampai ke tempat adik,kami sempat agak tersesat soalnya Ayah mengambil jalan lewat perumahan-perumahan eh keluar keluar malah ke UNPAK. Hm....berputarlah kami kembali ke jalan yang sudah dilewati tadi.
Tidak berapa lama kemudian,sampailah kami di tempat kost adik saya yang didepannya dihiasi pohon Alpukat yang sedang berbuah. Hmmm......yummy (cat : itu kata orang,soalnya saya paling tidak suka alpukat)
Tanpa membuang waktu,adik saya langsung membenahi barang-barangnya untuk dibawa ke rumah. Dia memutuskan untuk tidak meneruskan kostnya yang di Bogor. Setelah beres semuanya,kami mampir sebentar ke TAJUR seraya menunggu Vita.
Lapar yang sudah amat sangat dari pagi,membawa kami langsung menuju ke Waroeng T@man di Taman Kencana. Kami memesan Fu Yung Hai, Cap cay dan Cumi saos asam manis. Suasana disana enak dan nyaman hanya saja pelayanannya luaaamaa......soal rasa, Cap Caynya OK sekali. Cumi saos asam manis dan Fu Yung Hai nya standar. Selain dari semua itu...alhamdulillah kami bisa kumpul dan makan bersama.
Saya kira kami langsung pulang,ternyata eh ternyata Vita ingin mengambil barang-barangnya di Ciampea untuk dibawa ke Serpong. Oh No....kasihan juga Ayah saya, beliau capek menyetir. (cat: dulu anaknya tidak boleh menyetir sendiri karena meski begitu Ayah saya terkadang over protective).
Namun..akhirnya tetap saja kami kesana sebentar lalu langsung melaju kembali pulang menuju Muncul tercinta.
Rasa lelah yang menyerang tak menyurutkan semangat kami menyambut bulan Ramadhan. Insyaallah.
Satu hari sebelum puasa Ramadhan,saya dan keluarga pergi ke Bogor. Kami berangkat sekitar jam 9.30 WIB, karena saya harus menemani anak-anak SD di BATAN untuk silaturahm ke Umi dan Abi masing-masing dari mereka menjelang Ramadhan (cat: tarhib ramadhan kecil-kecilan). Setelah itu,kami langsung menuju ke kost adik laki-laki saya "Sukma Agung V." di jalan Cidangiang belakang BOTANI SQUARE.
Belum lagi sampai Perumpung,jalanan macet. Ayah saya langsung memutar balik melewati jalan entah jalan apa....dan tembus ke perumahan Ciseeng. DAri sana..alhamdulillah kami jalan tanpa hambatan. Lalu,Ayah saya ke Baranangsiang melalui Semplak. Mungkin karena saya sudah terlalu lama tidak ke BOgor,saya jadi agak bingung,sepertinya Semplak lebih ramai (dengan bangunan) daripada sebelumnya. Belum lagi di depan Karya Bakti ada Hotel dan Convention Centre "Braja Mustika".
Wow..amazing......
Kemudian,Ayah saya mengambil jalan pintas melalui SMA 5 BOGOR, ternyata meski jalan tersebut sempit,kami sempat mengalami macet juga.
Nah....Hari Minggu itu saya betul-betul hanya menikmati suasana baru kota BOGOR,bagaimana tidak?, biasanya saya hanya ke Ciampea ke tempat adik perempuan saya "Vita" ataupun kalau ke Bogor ,saya langsung ke Baranangsiang melalui jalan utama. Sebelum sampai ke tempat adik,kami sempat agak tersesat soalnya Ayah mengambil jalan lewat perumahan-perumahan eh keluar keluar malah ke UNPAK. Hm....berputarlah kami kembali ke jalan yang sudah dilewati tadi.
Tidak berapa lama kemudian,sampailah kami di tempat kost adik saya yang didepannya dihiasi pohon Alpukat yang sedang berbuah. Hmmm......yummy (cat : itu kata orang,soalnya saya paling tidak suka alpukat)
Tanpa membuang waktu,adik saya langsung membenahi barang-barangnya untuk dibawa ke rumah. Dia memutuskan untuk tidak meneruskan kostnya yang di Bogor. Setelah beres semuanya,kami mampir sebentar ke TAJUR seraya menunggu Vita.
Lapar yang sudah amat sangat dari pagi,membawa kami langsung menuju ke Waroeng T@man di Taman Kencana. Kami memesan Fu Yung Hai, Cap cay dan Cumi saos asam manis. Suasana disana enak dan nyaman hanya saja pelayanannya luaaamaa......soal rasa, Cap Caynya OK sekali. Cumi saos asam manis dan Fu Yung Hai nya standar. Selain dari semua itu...alhamdulillah kami bisa kumpul dan makan bersama.
Saya kira kami langsung pulang,ternyata eh ternyata Vita ingin mengambil barang-barangnya di Ciampea untuk dibawa ke Serpong. Oh No....kasihan juga Ayah saya, beliau capek menyetir. (cat: dulu anaknya tidak boleh menyetir sendiri karena meski begitu Ayah saya terkadang over protective).
Namun..akhirnya tetap saja kami kesana sebentar lalu langsung melaju kembali pulang menuju Muncul tercinta.
Rasa lelah yang menyerang tak menyurutkan semangat kami menyambut bulan Ramadhan. Insyaallah.
Jumat, 29 Agustus 2008
MARHABAN YAA...RAMADHAN
Alhamdulillah bulan Ramadhan....sebentar lagi tiba. Saya....mohon maaf lahir dan bathin bila ada kata-kata atau perbuatan yang salah selama ini. Semoga di bulan Ramadhan kali ini, dapat lebih memacu kita menjadi pribadi yang baik yang selalu tawadhu dan tetap istiqomah di jalan Nya. amin.
LOMBA "GEBYAR NUSANTARA"
Sabtu, 23 Agustus 2008
Sang Ilmuwan..di bulan Agustus

Cerita soal...perayaan Agustus di sekolah..ternyata tak hanya anak-anak yang memakai baju daerah ataupun profesi. Saya dan Ibu-Ibu Guru serta Staff Sekolah pun memakai baju daerah. Hampir semua memakai baju kebaya atau baju kurung kecuali saya tentunya (cat: sedikit menggunakan posisi jabatan,maaf ya...). Saya memilih menjadi ilmuwan dengan jas lab dan masker. Hal ini juga dikarenakan saya bertugas sebagai fotografer sekolah,jadi bayangkan kalau saya pakai kebaya...saya tidak bisa lari-lari untuk mengabadikan anak-anak didik Lebah madu,bukan begitu?????
Ternyata dengan balutan jas lab dan masker,anak-anak mengira saya adalah seorang dokter (cat: itu adalah impian saya dulu) karena salah satu anak bilang saya seperti Ibunya yang bekerja sebagai Dokter Gigi. Lucunya lagi...beberapa walimurid malah mengira saya "Flu" karena pakai masker.
Singkat cerita,saya tidak menyangka kalau nanti saya juga harus naik ke atas panggung untuk bergaya ala fashion show,karena saya kira hanya Ibu Gurunya saja yang memberi contoh kepada anak-anak untuk berani tampil percaya diri.
Akhirnya ......disebutlah nama saya untuk naik ke atas panggung. Bergayalah...saya disana.. plus kaca mata yang saya sembunyikan di saku jas lab. Suasana tambah sumringah...mungkin jarang ya ada Kepala Sekolah yang mau bergaya seperti saya he...he...(cat: tidak mengurangi wibawa loh..). Pada intinya,saya senang,mereka senang,kami semua senang. Alhamdulillah.
AGUSTUS CERIA....di LEBAH MADU


Assalamu'alaikum dunia......
Tanggal 20 dan 21 Agustus kemarin,adalah agustus yang sangat ceria. Kami dari KB/TKIT Lebah Madu menggelar beberapa perlombaan untuk anak-anak didik kami.

Ada lomba minum susu,merangkak,mengancingkan baju dan lomba memasukkan bendera di dalam botol. Ke empat lomba ini ditujukan untuk anak-anak Playgroup (KB),sedangkan untuk TK diadakan lomba balap karung,naik sepeda,dan lomba beregu. Wah...seru sekali keadaan waktu itu,anak-anak sangat antusias mengikutinya.
Tidak cukup satu hari,hari berikutnya kami lanjutkan lomba Busana. Disana,anak-anak memakai busana daerah ataupun profesi. Subhanallah,para wali murid pun menyambut gembira bahkan ada yang demi anak tercinta,mereka menjahit baju sendiri,dll.
Oleh sebab itu,saya selaku Kepala Sekolah KB/TKIT Lebah Madu mengucapkan banyak terimakaih kepada semua guru dan staff,yayasan An Nahl,dan wali murid atas kerjasama dan partisipasinya dalam pelaksanaan kedua acara tersebut diatas.
Selasa, 19 Agustus 2008
KATA ORANG......SAYA ITU.........
(Retno Nurbaiti)
Mbak itu kamus berjalan,terkadang terlalu mandiri jadi aku dan kawan-kawan suka bergantung padamu. Pada dasarnya menjadi pendengar yang baik + sabar. Jeleknya kalau sudah punya mau,ga bisa dibelokin,mungkin
karena sulung (sms tanggal 25 Oktober 2007)
(Shinta S.H.)
Venty itu.........keibuan,kalem,lembut,ramah,penyabar,bisa dipercaya,kurang tegas,lelet (kadang-kadang),suka gak on time,statis. (sms tanggal 27 Oktober 2007)
(Dik Khoti) menyatakan "Mmn y, Mbak ven itu secara keseluruhan menyenangkan,hangat,ramah,humoris,enak diajak ngobrol,
berwawasan,luas,santun,jujur,rendah hati,tidak sombong. Masih banyak yang lain lagi. Oh ya..kadang jg suka iseng,he...aq gak bisa jelasin mbak,pada intinya orang yang dekat mba g kan "garing" dech. Happy..happy aja......jeleknya..na...agk boros! eh iya ga seh? kadang suka narchiez...he.... Lembut ??????? kalau jalan cepet banget! ha..ha...suka ngritik,baru itu aja yang inget.
(Bu Tri) dalam smsnya bilang kalau saya itu kreatif,keibuan,feminim,yang saya lihat sih gak pernah marah.
Murid-murid BIMBEL mengatakan:
(Ayu )
Bu Venty baik banget dan ramah banget, n aku paling seneng kalau Bu Venty ngomong "S" kaya orang cadel.
(Fitri & Nova)
Pertama kali aku lihat Bu Venty,aku penasaran banget,habis temen-temenku suka ngomongin ibu. Pas pertama lihat,aku kira Bu Venty ntu galak,jutex,eh ternyata nggak,orangnya baex,cantik,ramah,lucu dan langka. Kata Bapakku,Bu Venty itu pinter waktu di ITI,Bu Venty itu kalau nerangin pelajaran pasti aku langsung ngerti,pokoknya Bu Venty guru yang paling OK!
(cat: saya baru tahu belakangan,kalau ternyata Fitri ini anak dosen penguji Tugas Akhir saya he...he...)
(Ilma)
Bu Venty sering memberi permainan dan ngasih wawasan seluas samudera dari majalah "National Geographic"
(Dina)
selalu tertawa,asyik,sabar,baik,dan ramah
(Cat: komentar mereka masih banyak lagi lainnya...berdasarkan buku hadiah Ulang Tahun saya yang mereka buat sebagai surprise dan tanda mata perpisahan. )
Wah.....ternyata kata orang....saya itu begitu ya (cat : lihat keterangan diatas). Menurut saya tidak ada salahnya loh jika kita mencoba bertanya kepada orang-orang terdekat mengenai kepribadian kita yang mereka bisa lihat,karena dengan begitu selain kita dapat lebih terbuka, kita pun dapat memperbaiki diri jika memang masih banyak kekurangan (kelemahan) dalam diri kita. Jangan malu...karena memang beginilah kita apa adanya. It's me!!!!
Terimakasih untuk Retno (Eti) sahabat dan teman kuliah ITI & Akta IV, Shinta Sari (My best friend), Dik Khoti (teman di BIMBEL PASCAL yang sekarang telah berada di Sulawesi), Bu Tri (Staff Admin. di KB/TKIT Lebah Madu) dan murid-murid BIMBEL saya tercinta yang sekarang berada di kelas VIII SMP PUSPIPTEK.
Mbak itu kamus berjalan,terkadang terlalu mandiri jadi aku dan kawan-kawan suka bergantung padamu. Pada dasarnya menjadi pendengar yang baik + sabar. Jeleknya kalau sudah punya mau,ga bisa dibelokin,mungkin
karena sulung (sms tanggal 25 Oktober 2007)
(Shinta S.H.)
Venty itu.........keibuan,kalem,lembut,ramah,penyabar,bisa dipercaya,kurang tegas,lelet (kadang-kadang),suka gak on time,statis. (sms tanggal 27 Oktober 2007)
(Dik Khoti) menyatakan "Mmn y, Mbak ven itu secara keseluruhan menyenangkan,hangat,ramah,humoris,enak diajak ngobrol,
berwawasan,luas,santun,jujur,rendah hati,tidak sombong. Masih banyak yang lain lagi. Oh ya..kadang jg suka iseng,he...aq gak bisa jelasin mbak,pada intinya orang yang dekat mba g kan "garing" dech. Happy..happy aja......jeleknya..na...agk boros! eh iya ga seh? kadang suka narchiez...he.... Lembut ??????? kalau jalan cepet banget! ha..ha...suka ngritik,baru itu aja yang inget.
(Bu Tri) dalam smsnya bilang kalau saya itu kreatif,keibuan,feminim,yang saya lihat sih gak pernah marah.
Murid-murid BIMBEL mengatakan:
(Ayu )
Bu Venty baik banget dan ramah banget, n aku paling seneng kalau Bu Venty ngomong "S" kaya orang cadel.
(Fitri & Nova)
Pertama kali aku lihat Bu Venty,aku penasaran banget,habis temen-temenku suka ngomongin ibu. Pas pertama lihat,aku kira Bu Venty ntu galak,jutex,eh ternyata nggak,orangnya baex,cantik,ramah,lucu dan langka. Kata Bapakku,Bu Venty itu pinter waktu di ITI,Bu Venty itu kalau nerangin pelajaran pasti aku langsung ngerti,pokoknya Bu Venty guru yang paling OK!
(cat: saya baru tahu belakangan,kalau ternyata Fitri ini anak dosen penguji Tugas Akhir saya he...he...)
(Ilma)
Bu Venty sering memberi permainan dan ngasih wawasan seluas samudera dari majalah "National Geographic"
(Dina)
selalu tertawa,asyik,sabar,baik,dan ramah
(Cat: komentar mereka masih banyak lagi lainnya...berdasarkan buku hadiah Ulang Tahun saya yang mereka buat sebagai surprise dan tanda mata perpisahan. )
Wah.....ternyata kata orang....saya itu begitu ya (cat : lihat keterangan diatas). Menurut saya tidak ada salahnya loh jika kita mencoba bertanya kepada orang-orang terdekat mengenai kepribadian kita yang mereka bisa lihat,karena dengan begitu selain kita dapat lebih terbuka, kita pun dapat memperbaiki diri jika memang masih banyak kekurangan (kelemahan) dalam diri kita. Jangan malu...karena memang beginilah kita apa adanya. It's me!!!!
Terimakasih untuk Retno (Eti) sahabat dan teman kuliah ITI & Akta IV, Shinta Sari (My best friend), Dik Khoti (teman di BIMBEL PASCAL yang sekarang telah berada di Sulawesi), Bu Tri (Staff Admin. di KB/TKIT Lebah Madu) dan murid-murid BIMBEL saya tercinta yang sekarang berada di kelas VIII SMP PUSPIPTEK.
Minggu, 17 Agustus 2008
NAIK MOTOR ????
Assalamu'alaikum......
Entah kenapa belakangan ini,beberapa orang menyarankan agar saya berkendara motor untuk ke sekolah atau kemanapun. Menurut mereka,mobilitas saya agak tinggi he...he... tapi kok rasanya berat ya kalau naik motor soalnya selain dari awal saya memang tidak boleh naik kendaraan sendiri oleh orang tua,saya juga agak malas karena memang saya lebih suka jalan dan naik angkot (cat:merakyat kata orang.....dan ga buat jalan tambah macet he...he...b'canda). Memang sih,naik motor lebih cepat sampai tujuan dan dari segi waktu yang dipergunakan lebih efektif. Namun,satu masalahnya kalau naik motor saya tidak punya waktu untuk berpikir. Saya juga bingung...tapi itulah kenyataannya,waktu yang panjang pada saat jalan,sering saya gunakan untuk berpikir baik itu untuk kegiatan sekolah,kretifitas,buat schedule,bahkan untuk muhasabah diri,tafakur alam dan motivasi diri sendiri. Banyak bukan yang bisa dilakukan pada saat itu? Bicara soal itu juga,saya jadi ingat waktu kuliah saya kadang-kadang naik motor meskipun rutenya masih Muncul,Setu dan sekitarnya tapi beberapa kejadian sangat mengesankan.
Saya suka naik motor agak ngebut dan bermodal sedikit nekat,tidak tahu mengapa? tapi itu meningkatkan adrenalin dan buat keadaan tambah seru. Contohnya,waktu itu saya harus ke kost teman saya Nuning yang ada diblok III PUSPIPTEK, saya berboncengan dengan teman saya (cat: saya lupa berboncengan dengan siapa). Pada saat itu motor yang saya kendarai tidak ada kaca spionnya,saya tsiqoh saja sama teman di belakang saya. Lalu ketika mau belok ke kiri (masuk ke perumahan PUSPIPTEK), saya tanya sama teman saya apakah ada mobil atau motor dibelakang saya? teman saya bilang 'tidak' so saya langsung saja belok dan ketika belok seperti ada angin besar disamping saya. Ternyata oh ternyata,dibelakang memang tidak ada mobil ataupun motor tetapi ada TRUK BESAR persis di belakang motor saya. Apa yang dilakukan teman saya???? dia hanya tersenyum.
Ada lagi, saat itu habis hujan lebat,jadi sudah bisa dipastikan jalan raya licin. Waktu itu sedang tidak ada orangtua dirumah,teman saya 'Nunu' (cat:sekarang pemilik percetakan besar) mengajak saya beli makanan mumpung lagi dingin,katanya. Di rumah memang sedang ada motor nganggur tapi kondisinya parah,tidak ada kaca spion,rem tidak pakem,de el-el. Memang seharusnya motor itu tidak dipakai karena harus diperbaiki terlebih dahulu. Namun,teman saya Nunu agak sedikit menantang saya untuk naik motor itu. Yah....agak tertantang dan saya lihat kunci motor juga tergeletak di meja. Akhirnya saya keluarkan motor dari garasi,lalu jadilah kami berdua cari makanan kecil. Melajulah kami di atas jalan licin,saat itu tiba-tiba Nunu punya usul kalau beli es kolding saja. Saya pun belok dengan tajam,lupa kalau remnya tidak pakem,motor melaju terus.....akhirnya sedikit nyerempet warung es kolding he....he....alhamdulillahnya sih ga pa-pa. Seru kan??????
Pada intinya,sebenarnya sama saja mau jalan ataupun pakai motor.
Wassalam'alaikum wr.wb.
Entah kenapa belakangan ini,beberapa orang menyarankan agar saya berkendara motor untuk ke sekolah atau kemanapun. Menurut mereka,mobilitas saya agak tinggi he...he... tapi kok rasanya berat ya kalau naik motor soalnya selain dari awal saya memang tidak boleh naik kendaraan sendiri oleh orang tua,saya juga agak malas karena memang saya lebih suka jalan dan naik angkot (cat:merakyat kata orang.....dan ga buat jalan tambah macet he...he...b'canda). Memang sih,naik motor lebih cepat sampai tujuan dan dari segi waktu yang dipergunakan lebih efektif. Namun,satu masalahnya kalau naik motor saya tidak punya waktu untuk berpikir. Saya juga bingung...tapi itulah kenyataannya,waktu yang panjang pada saat jalan,sering saya gunakan untuk berpikir baik itu untuk kegiatan sekolah,kretifitas,buat schedule,bahkan untuk muhasabah diri,tafakur alam dan motivasi diri sendiri. Banyak bukan yang bisa dilakukan pada saat itu? Bicara soal itu juga,saya jadi ingat waktu kuliah saya kadang-kadang naik motor meskipun rutenya masih Muncul,Setu dan sekitarnya tapi beberapa kejadian sangat mengesankan.
Saya suka naik motor agak ngebut dan bermodal sedikit nekat,tidak tahu mengapa? tapi itu meningkatkan adrenalin dan buat keadaan tambah seru. Contohnya,waktu itu saya harus ke kost teman saya Nuning yang ada diblok III PUSPIPTEK, saya berboncengan dengan teman saya (cat: saya lupa berboncengan dengan siapa). Pada saat itu motor yang saya kendarai tidak ada kaca spionnya,saya tsiqoh saja sama teman di belakang saya. Lalu ketika mau belok ke kiri (masuk ke perumahan PUSPIPTEK), saya tanya sama teman saya apakah ada mobil atau motor dibelakang saya? teman saya bilang 'tidak' so saya langsung saja belok dan ketika belok seperti ada angin besar disamping saya. Ternyata oh ternyata,dibelakang memang tidak ada mobil ataupun motor tetapi ada TRUK BESAR persis di belakang motor saya. Apa yang dilakukan teman saya???? dia hanya tersenyum.
Ada lagi, saat itu habis hujan lebat,jadi sudah bisa dipastikan jalan raya licin. Waktu itu sedang tidak ada orangtua dirumah,teman saya 'Nunu' (cat:sekarang pemilik percetakan besar) mengajak saya beli makanan mumpung lagi dingin,katanya. Di rumah memang sedang ada motor nganggur tapi kondisinya parah,tidak ada kaca spion,rem tidak pakem,de el-el. Memang seharusnya motor itu tidak dipakai karena harus diperbaiki terlebih dahulu. Namun,teman saya Nunu agak sedikit menantang saya untuk naik motor itu. Yah....agak tertantang dan saya lihat kunci motor juga tergeletak di meja. Akhirnya saya keluarkan motor dari garasi,lalu jadilah kami berdua cari makanan kecil. Melajulah kami di atas jalan licin,saat itu tiba-tiba Nunu punya usul kalau beli es kolding saja. Saya pun belok dengan tajam,lupa kalau remnya tidak pakem,motor melaju terus.....akhirnya sedikit nyerempet warung es kolding he....he....alhamdulillahnya sih ga pa-pa. Seru kan??????
Pada intinya,sebenarnya sama saja mau jalan ataupun pakai motor.
Wassalam'alaikum wr.wb.
SWEET MEMORY
Sabtu, 16 Agustus 2008
FIND SOMETHING FOR THE KIDS


Kemarin pagi sampai jam setengah 3 sore,saya,bu Tri dan bu Eri pergi ke pasar pagi untuk cari hadiah anak-anak lomba agustus-an di sekolah. Alhamdulillah tidak seperti waktu lalu, kemarin kami dapat parkiran cukup mudah dan strategis (cat: tidak perlu di lantai 5,ASEMKA). Disana kami cari sampai dapat,hanya sayang satu barang yang tidak kami peroleh adalah TROPHY,karena memang kami mau cari barang tersebut agak banyak sebagai souvenir untuk lomba. Setelah selesai,kami pulang melewati KOTA TUA (cat: foto diatas) lalu tidak cukup sampai disitu,kami mampir lagi di ITC Manga Dua untuk beli seragam Ibu-Ibu Guru KB/TKIT Lebah Madu, yah....meskipun sekalian cuci mata dengan harga-harga baju yang cukup menarik dan terjangkau. Berhubung waktu yaang cukup singkat,kami hanya memperoleh baju seragam,kemudian langsung pulang,menuju kawasan BSD City.

Saya dan Ibu Tri turun dekat ITC BSD, sedangkan Bu Eri terus melajukan mobilnya ke rumahnya di kawasan BSD. Pertama-tema saya ingin langsung kembali ke rumah,tetapi karena desakan bu Tri (he...he...maaf ya bu Tri) dan desakan perut yang lapar, kami berdua mampir lagi di ITC BSD. Niatnya sih beli susu pasteurisasi untuk lomba tanggal 20 Agustus di sekolah tapi setelah dilihat expired datenya tanggal 21 Agustus,kami mengurungkan niat itu dan memilih untuk membelinya nanti menjelang perlombaan. Sebelum pulang,saya sempat juga membeli baju merah,untuk kostum merah putih yang harus dikenakan ibu Guru pada saat lomba. Capek?????? Gak sih, tapi pegel iya....he..he..,
Kamis, 14 Agustus 2008
MY MOM'S BIRTHDAY (MILAD)


Tepat tanggal 14 Agustus, 51 tahun yang lalu bundaku dilahirkan. Kami panggil beliau dengan sebutan tersayang "MAMA". Di hari spesial ini,mama dibantu papa membuat "BLACKFOREST" untuk kami, anak-anak tercintanya. Padahal, seharusnyalah kami yang memberikan beliau sesuatu. Namun, katanya...."doa dari anak-anak tersayang sudah lebih dari cukup untuk membuatnya bahagia". Its so sweet.......isn't it??????
Rabu, 13 Agustus 2008
JIWA NASIONALISME ???? KENAPA GA?????
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Tak terasa nih hampir 63 tahun negara kita merdeka dari 'penjajahan' (cat:penjajahan dalam arti fisik loh bukan ghozwul fikr seperti sekarang) dan menurut saya kemerdekaan adalah salah satu hal yang harus dan patut disyukuri,karena ternyata kita masih dipercaya oleh Allah swt untuk diberikan anugerah terindah seperti saat ini yakni anugrah berupa suatu negara INDONESIA.
Coba kalau kita bandingkan dengan ISRAEL itu loohhh yang jelas-jelas sampai sekarang sibuk mencari negara dengan cara merampas tanah milik PALESTINA. Hmm...saya yakin kita tak akan bisa enak-enakkan seperti sekarang,bisa makan-minum,sekolah,bermain bahkan bekerja tanpa khawatir tanah air kita akan menjadi milik bangsa lain.
Dulu saya sempat berfikir,apa sih artinya sebuah bendera yang seakan-akan sangat dibanggakan itu,toh hanya selembar kain berwarna merah putih kan??. Namun, lama kelamaan akhirnya saya sadar juga (cat: sadarnya kelamaan he..he..) bahwa bendera adalah salah satu alat identitas diri kita sebagai bangsa INDONESIA,yah...seperti halnya KTP,gimana kita mau dikenal kalau kita tak punya identitas diri,betul kan?????
Saya bahkan pernah lihat bahkan ikut pada suatu aksi solidaritas PALESTINA, disana kita sibuk membawa banyak bendera PALESTINA dan saya yakin rakyat PALESTINA bangga terhadap negaranya bagaimana tidak, siapa sih yang tidak mengenal bendera PALESTINA?????? Lalu bagaimana dengan kita??? sudahkah ada rasa bangga terhadap bangsa kita sendiri???
Jangankan begitu...biasanya nih...ketika mendekati PEMILU seperti sekarang ini,para wakil rakyat bahkan partai politik suka lupa atau sedikit sekali menyisipkan bendera merah putih diantara bendera-bendera partai nya yang buesaar buesaaar (maaf ya..bapak-bapak wakil rakyat).
Yah...saya harap sekarang tidak begitu lagi.....(cat: semooogaaaa). Eh tapi bukan berarti saya menyuruh untuk mendewakan bendera atau tanah air kita loh ya. Saya hanya mengingatkan termasuk kepada diri saya sendiri bahwa seharusnyalah kita sebagai rakyat INDONESIA menjaga tanah air kita ,apalagi dengan kondisi masyarakat atau generasi muda saat ini yang bisa jadi lambat-laun dengan gencarnya perang pemikiran oleh 'musuh-musuh' kita,negara kita akan hancur dan direbut oleh mereka.
Sepertinya tidak ada salahnya jika rasa nasionalisme dipupuk sejak dini, namun perlu diingat 'TIDAK TERLALU BERLEBIHAN' karena sesuatu yang berlebihan biasanya hasilnya tidak baik,meskipun untuk memupuk rasa cinta itu diperlukan kebesaran hati karena harus mengesampingkan ketidakpedulian pemerintah atau siapapun yang telah membuat kita 'ill feel' terhadap negara kita sendiri.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Tak terasa nih hampir 63 tahun negara kita merdeka dari 'penjajahan' (cat:penjajahan dalam arti fisik loh bukan ghozwul fikr seperti sekarang) dan menurut saya kemerdekaan adalah salah satu hal yang harus dan patut disyukuri,karena ternyata kita masih dipercaya oleh Allah swt untuk diberikan anugerah terindah seperti saat ini yakni anugrah berupa suatu negara INDONESIA.
Coba kalau kita bandingkan dengan ISRAEL itu loohhh yang jelas-jelas sampai sekarang sibuk mencari negara dengan cara merampas tanah milik PALESTINA. Hmm...saya yakin kita tak akan bisa enak-enakkan seperti sekarang,bisa makan-minum,sekolah,bermain bahkan bekerja tanpa khawatir tanah air kita akan menjadi milik bangsa lain.
Dulu saya sempat berfikir,apa sih artinya sebuah bendera yang seakan-akan sangat dibanggakan itu,toh hanya selembar kain berwarna merah putih kan??. Namun, lama kelamaan akhirnya saya sadar juga (cat: sadarnya kelamaan he..he..) bahwa bendera adalah salah satu alat identitas diri kita sebagai bangsa INDONESIA,yah...seperti halnya KTP,gimana kita mau dikenal kalau kita tak punya identitas diri,betul kan?????
Saya bahkan pernah lihat bahkan ikut pada suatu aksi solidaritas PALESTINA, disana kita sibuk membawa banyak bendera PALESTINA dan saya yakin rakyat PALESTINA bangga terhadap negaranya bagaimana tidak, siapa sih yang tidak mengenal bendera PALESTINA?????? Lalu bagaimana dengan kita??? sudahkah ada rasa bangga terhadap bangsa kita sendiri???
Jangankan begitu...biasanya nih...ketika mendekati PEMILU seperti sekarang ini,para wakil rakyat bahkan partai politik suka lupa atau sedikit sekali menyisipkan bendera merah putih diantara bendera-bendera partai nya yang buesaar buesaaar (maaf ya..bapak-bapak wakil rakyat).
Yah...saya harap sekarang tidak begitu lagi.....(cat: semooogaaaa). Eh tapi bukan berarti saya menyuruh untuk mendewakan bendera atau tanah air kita loh ya. Saya hanya mengingatkan termasuk kepada diri saya sendiri bahwa seharusnyalah kita sebagai rakyat INDONESIA menjaga tanah air kita ,apalagi dengan kondisi masyarakat atau generasi muda saat ini yang bisa jadi lambat-laun dengan gencarnya perang pemikiran oleh 'musuh-musuh' kita,negara kita akan hancur dan direbut oleh mereka.
Sepertinya tidak ada salahnya jika rasa nasionalisme dipupuk sejak dini, namun perlu diingat 'TIDAK TERLALU BERLEBIHAN' karena sesuatu yang berlebihan biasanya hasilnya tidak baik,meskipun untuk memupuk rasa cinta itu diperlukan kebesaran hati karena harus mengesampingkan ketidakpedulian pemerintah atau siapapun yang telah membuat kita 'ill feel' terhadap negara kita sendiri.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Jumat, 08 Agustus 2008
Subhanallah ternyata binatang pun dirawat seperti kita...


Pagi yang cerah.....terlihat anak-anak lebah madu terutama anak-anak playgroup berlarian dengan semangat untuk pergi ke sekolah...bagaimana tidak??? hari Rabu,06 Agustus 2008 mereka mengadakan kunjungan edukatif ke LARAS SATWA di Golden Boulevard BSD. Setelah mereka melalui zero mind process dan circle awal, kaki mungil mereka kembali berlarian dan bersiap untuk berangkat menuju kesana. Sesampainya disana,mereka disambut dengan meriah oleh tim dokter hewan dan staff di bawah pimpinan Drh. Widi. Mereka ditempatkan di salon hewan untuk mendapatkan sedikit penjelasan terlebih dahulu. Mereka bertambah antusias sekali ketika tiga ekor kucing dibawa kesana untuk diusap dan akan diberi perawatan. Kucing yang mendapatkan contoh perawatan salon bernama "Michio" sedangkan 2 lainnya "Jabrik" dan "Robot" dimasukkan ke dalam kandang terlebih dahulu.
Ketika para staff salon memulai perawatannya, anak-anak langsung berdiri,beberapa dari mereka bahkan belajar mengusap bulu kucing dan menyisirnya. Inipun dilakukan untuk melatih motorik mereka. Subhanallah ternyata tidak hanya disisir,bahkan kucing dibedaki dan kemudian diberi parfum. Ck..ck..ck...tidak kalah kan dengan manusia ?????????
Setelah itu kegiatan berlanjut,Drh. Widi mengajak anak-anak yang lucu itu ke lantai atas untuk melihat tempat perawatan untuk hewan-hewan yang sakit beserta ruang operasinya. Tidak hanya itu,mereka pun diberitahu bagaimana menimbang kucing,membersihkan telinga,menyuntiknya hingga mengajari mereka berperan sebagai dokter hewan. Saya sebagai perwakilan dari KB/TKIT Lebah madu berterimakasih sekali atas layanan terbaik yang kami dapatkan dari LARAS SATWA.
Jumat, 01 Agustus 2008
Kamis, 31 Juli 2008
SAMPAH LAGI...SAMPAH LAGI....
Assalamu'alaikum dunia....
Dua hari kemarin tepatnya hari selasa,sepulang dari mengajar,saya bertemu dengan anak-anak SMP 1 Serpong. Wajah ceria mereka sedikit menepis panas di dalam angkot D16 jurusan BSD-Muncul. Apalagi mereka sambil menegak minuman dingin hmm.....segar. TETAPI.......sayang sungguh sayang dari 8 anak yang bersama saya itu, 5 anak dengan enaknya membuang sampah plastik minuman mereka melalui jendela angkot ke jalan raya. Oh no.....bertambah kotorlah serpong. Nah,sepertinya ada satu anak yang berusaha mengingatkan mereka bahwa buang sampah itu tidak boleh plus dampak banjirnya. Seperti yang saya duga,temannya malah menjawab "Buang sampah itu tidak usah pada tempatnya" dan temannya itu membuang sampah lagi. Saya memang salah juga karena tidak langsung menegur,padahal saya sudah pakai jurus "tatapan tajam" plus "geleng-geleng kepala" yah...pakai body languange maksudnya.
Ternyata mereka tidak mengerti juga hingga akhirnya mereka terlanjur turun dari angkot. Padahal saya tahu betul,dari SD mereka pasti sudah diberitahu tentang dampak-dampak yang ditimbulkan oleh sampah.Tapi kok tidak berpengaruh ya???????? Nah..Ingat sampah,saya ingat juga ketika saya ambil kuliah AKTA IV di UIN. Sepulang dari kuliah,saya bertemu dengan 2 ibu-ibu yang asyik ngobrol sambil makan buah duku (cat: saat itu musim duku). Mereka kupas kulitnya,buang lewat jendela angkot,lalu makan dengan enaknya. It's so easy.....tinggal buang. Saya jadi bingung,apa mereka tidak tahu atau tidak mau tahu???? Melihat itu,saya pindahkan buku yang baru saya beli dan plastiknya saya berikan kepada mereka,sambil berkata, "Maaf ibu,daripada kulitnya dibuang di jalan,lebih baik dibuang ke dalam plastik saya saja,nanti biar saya yang membuangnya ke tempat sampah. Coba tebak,apa yang terjadi???? Mereka diam,tidak mengacuhkan saya bahkan tersenyum pun tidak. Alhamdulillahnya plastik diambil juga. Saya kira mereka akan membuang semua kulit duku disana,ternyata hanya lima atau enam kulit duku yang mereka masukkan ke dalam plastik selanjutnya mereka tetap membuang kulit duku keluar jendela dan di dalam mobil angkot (dibawah bangku). Saya hanya bisa menghela nafas,yang penting sudah mengingatkan. Bahkan abang supirnya cuma geleng-geleng kepala melihat mereka dan saya he...he...(cat : di angkot cuma saya dan 2 ibu itu).
Justru saya salut dengan murid-murid TK saya, setiap mereka lihat sampah berserakan, mereka langsung membuangnya di tempat sampah,kalaupun mereka lupa,mereka akan tersenyum dan minta maaf apabila diingatkan. Bahkan,jika tempat sampah agak jauh,mereka memilih memasukkannya ke dalam tas dan membuangnya nanti di rumah. Masyaallah,apakah kita tidak malu????? jika yang memberi contoh kepada kita adalah anak kecil??? Semoga Allah mengampuni kita,seperti kita tahu Allah menyukai keindahan dan kebersihan adalah sebagian dari iman. Bila kita saja sudah tidak peduli akan kebersihan lalu bagaimana dengan sebagian iman kita????
Dua hari kemarin tepatnya hari selasa,sepulang dari mengajar,saya bertemu dengan anak-anak SMP 1 Serpong. Wajah ceria mereka sedikit menepis panas di dalam angkot D16 jurusan BSD-Muncul. Apalagi mereka sambil menegak minuman dingin hmm.....segar. TETAPI.......sayang sungguh sayang dari 8 anak yang bersama saya itu, 5 anak dengan enaknya membuang sampah plastik minuman mereka melalui jendela angkot ke jalan raya. Oh no.....bertambah kotorlah serpong. Nah,sepertinya ada satu anak yang berusaha mengingatkan mereka bahwa buang sampah itu tidak boleh plus dampak banjirnya. Seperti yang saya duga,temannya malah menjawab "Buang sampah itu tidak usah pada tempatnya" dan temannya itu membuang sampah lagi. Saya memang salah juga karena tidak langsung menegur,padahal saya sudah pakai jurus "tatapan tajam" plus "geleng-geleng kepala" yah...pakai body languange maksudnya.
Ternyata mereka tidak mengerti juga hingga akhirnya mereka terlanjur turun dari angkot. Padahal saya tahu betul,dari SD mereka pasti sudah diberitahu tentang dampak-dampak yang ditimbulkan oleh sampah.Tapi kok tidak berpengaruh ya???????? Nah..Ingat sampah,saya ingat juga ketika saya ambil kuliah AKTA IV di UIN. Sepulang dari kuliah,saya bertemu dengan 2 ibu-ibu yang asyik ngobrol sambil makan buah duku (cat: saat itu musim duku). Mereka kupas kulitnya,buang lewat jendela angkot,lalu makan dengan enaknya. It's so easy.....tinggal buang. Saya jadi bingung,apa mereka tidak tahu atau tidak mau tahu???? Melihat itu,saya pindahkan buku yang baru saya beli dan plastiknya saya berikan kepada mereka,sambil berkata, "Maaf ibu,daripada kulitnya dibuang di jalan,lebih baik dibuang ke dalam plastik saya saja,nanti biar saya yang membuangnya ke tempat sampah. Coba tebak,apa yang terjadi???? Mereka diam,tidak mengacuhkan saya bahkan tersenyum pun tidak. Alhamdulillahnya plastik diambil juga. Saya kira mereka akan membuang semua kulit duku disana,ternyata hanya lima atau enam kulit duku yang mereka masukkan ke dalam plastik selanjutnya mereka tetap membuang kulit duku keluar jendela dan di dalam mobil angkot (dibawah bangku). Saya hanya bisa menghela nafas,yang penting sudah mengingatkan. Bahkan abang supirnya cuma geleng-geleng kepala melihat mereka dan saya he...he...(cat : di angkot cuma saya dan 2 ibu itu).
Justru saya salut dengan murid-murid TK saya, setiap mereka lihat sampah berserakan, mereka langsung membuangnya di tempat sampah,kalaupun mereka lupa,mereka akan tersenyum dan minta maaf apabila diingatkan. Bahkan,jika tempat sampah agak jauh,mereka memilih memasukkannya ke dalam tas dan membuangnya nanti di rumah. Masyaallah,apakah kita tidak malu????? jika yang memberi contoh kepada kita adalah anak kecil??? Semoga Allah mengampuni kita,seperti kita tahu Allah menyukai keindahan dan kebersihan adalah sebagian dari iman. Bila kita saja sudah tidak peduli akan kebersihan lalu bagaimana dengan sebagian iman kita????
Minggu, 20 Juli 2008
MY CAMPUS


Wah...wah...kalau lihat foto-foto ini saya teringat waktu mahasiswa dulu. Meski rumah sangat jauh dari kampus,naik pesawat terbang lalu ditempuh dengan kereta api belum lagi naik angkot he..he...(cat: dekat sekali dengan kampus cuma 5 menit). Saya selalu berusaha untuk lewat jalan depan,melintasi rindangnya pepohonan. Hm....so sweet...ingat kampus,pasti ingat laboratorium juga karena saya suka sekali disana. Rasanya kangen pegang modul "jar-test","khromatografi","argentometri",dll di lab. Kimia Analisis, belum lagi di lab. Kimia Organik dengan modulnya "Analisa Tanin" dan "Iodoform". jadi kangen...........
BECOME A TEACHER
Assalamu'alaikum wr.wb.
Sehari telah berselang,saya baca kembali tulisan saya tadi malam. Apalagi tentang perkataan saya yang menyatakan kalau saya pernah mengajar sedikot anak SD,SMP,SMU bahkan mahasiswa (meskipun hanya jadi assisten laboratorium).
Terkesan tidak komitmen bukan?????? mungkin,but its not the point. Justru dengan macam-macam anak yang pernah saya tangani,saya bertambah salut dengan profesi seorang pendidik,ini bukan berarti saya tidak menghargai profesi yang lain loh. Beberapa waktu lalu,saya pernah menjumpai beberapa orang yang terkesan masih memandang sebelah mata terhadap pengajar TK ataupun SD. Makin tinggi tingkat pendidikan,maka makin tinggi pula status sosialnya dalam masyarakat. Hampir saja saya terjebak dalam pola pikir seperti itu. Aneh..kan??? Padahal kalau masyarakat mau tahu baik pengajar ataupun pendidik playgroup,TK,SD,SMP,SMU maupun perguruan tinggi mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda dalam penanganan anak. Jangan dikira mengajar TK itu lebih mudah daripada SD,begitupula SMP lebih mudah daripada SMU ataupun SMU lebih mudah daripada Perguruan Tinggi. Semuanya disesuikan dengan tahapan perkembangan seorang anak. Terkadang ini merupakan dilema,ketika seorang guru TK merasa rendah diri bila berhadapan dengan guru-guru SMP atau SMU. Apalagi jika guru itu lulusan S-1 seperti saya he...he...
Menjadi seorang guru adalah kebanggaan tersendiri,karena kesempatan untuk mengamalkan ilmu terbuka sangat lebar belum lagi apabila anak-anak yang kita didik mengalami perkembangan yang baik bahkan memperoleh sebuah prestasi. Bahkan menjadi seorang guru,kreatifitasnya tidak akan pernah terhenti oleh waktu.Oleh karena itu saya betul-betul tidak berani meremehkan profesi seorang guru apapun tingkatannya karena saya yakin mereka pun berusaha keras memberikan yang terbaik untuk para anak didiknya. Selamat berjuang wahai para GURU!!!!
Sehari telah berselang,saya baca kembali tulisan saya tadi malam. Apalagi tentang perkataan saya yang menyatakan kalau saya pernah mengajar sedikot anak SD,SMP,SMU bahkan mahasiswa (meskipun hanya jadi assisten laboratorium).
Terkesan tidak komitmen bukan?????? mungkin,but its not the point. Justru dengan macam-macam anak yang pernah saya tangani,saya bertambah salut dengan profesi seorang pendidik,ini bukan berarti saya tidak menghargai profesi yang lain loh. Beberapa waktu lalu,saya pernah menjumpai beberapa orang yang terkesan masih memandang sebelah mata terhadap pengajar TK ataupun SD. Makin tinggi tingkat pendidikan,maka makin tinggi pula status sosialnya dalam masyarakat. Hampir saja saya terjebak dalam pola pikir seperti itu. Aneh..kan??? Padahal kalau masyarakat mau tahu baik pengajar ataupun pendidik playgroup,TK,SD,SMP,SMU maupun perguruan tinggi mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda dalam penanganan anak. Jangan dikira mengajar TK itu lebih mudah daripada SD,begitupula SMP lebih mudah daripada SMU ataupun SMU lebih mudah daripada Perguruan Tinggi. Semuanya disesuikan dengan tahapan perkembangan seorang anak. Terkadang ini merupakan dilema,ketika seorang guru TK merasa rendah diri bila berhadapan dengan guru-guru SMP atau SMU. Apalagi jika guru itu lulusan S-1 seperti saya he...he...
Menjadi seorang guru adalah kebanggaan tersendiri,karena kesempatan untuk mengamalkan ilmu terbuka sangat lebar belum lagi apabila anak-anak yang kita didik mengalami perkembangan yang baik bahkan memperoleh sebuah prestasi. Bahkan menjadi seorang guru,kreatifitasnya tidak akan pernah terhenti oleh waktu.Oleh karena itu saya betul-betul tidak berani meremehkan profesi seorang guru apapun tingkatannya karena saya yakin mereka pun berusaha keras memberikan yang terbaik untuk para anak didiknya. Selamat berjuang wahai para GURU!!!!
Foto-foto Indah KB/TKIT Lebah Madu





Assalamu'alaikum..... ini beberapa foto kegiatan anak-anak KB/TKIT Lebah Madu yang insyaallah menggambarkan betapa indahnya kehidupan mereka di sekolah dengan keaktifan,keceriaan bahkan kecerdasannya. Meski saya pernah sedikit mengajar anak SD,SMP,SMA,STM bahkan mahasiswa (laboratorium kimia kampus ITI) tapi senyum anak-anak KB/TK adalah senyum anak-anak yang lugu. Mereka ibarat kertas putih yang masih polos belum bertorehkan tinta-tinta hitam. Wassalamu'alaikum wr.wb.
TRAINING "Become Inspiring Teacher"

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Pa kabar dunia??? wah.....lumayan lama nih saya ga sapa kamu. Hari ini saya ikut training loh! Trainingnya di DTC,Sawangan Depok lantai 3.Trainingnya berjudul "Become Inspiring Teacher" dan yang menyelenggarakan Yasmin Learning Centre. Saya bersama 4 guru lainnya (Bu Husnul,Bu Tri,Bu Sugi dan Bu Siti) serta 1 guru lagi yang tiada asing lagi yaitu "teh fitri" berangkat jam 7.45 dari perempatan viktor menuju Sawangan lewat Villa Pamulang melalui Pondok Petir terussssssss.....aja,dan akhirnya sampailah kita di DTC. Alhamdulillah...ga ketemu macet sama sekali. Terimakasih untuk pak Mul yang sudah mengantarkan kita ke tempat tujuan melalui jalan alternatif. By the way,saya dan teman-teman tiba di DTC sekitar jam 8.30 an. Trainingnya lumayan seru buat mencharge ulang baterai dalam diri saya meski kalau boleh usul untuk Yasmin Learning Centre,tolong trainingnya ditambah workshop,insyaallah akan lebih seru.
Training ini banyak menyajikan sekelumit film-film yang bagus, dan saya kira ini salah satu point plus tersendiri coz saya termasuk tipikal orang visual belum lagi hobi saya menonton film he...he...(cat: film yang ditonton bukan sembarang film).
Satu lagi,point plus training ini adalah trainernya. Pertama saya bingung,kenapa untuk membuka acara trainernya lari-lari?? padahal selama ini saya mengikuti training,trainer membuka acara dengan biasa saja dan hanya dengan kata-kata yang 'bersemangat'. Lalu trainernya seperti orang teater,menggambarkan dirinya jadi tukang becak trus pedagang asongan,dll. Salut..deh untuk trainernya Bpk. Setyo Ismoyo. Padahal beliau hampir mendominasi seluruh acara tapi semangatnya itu LUUUUUUAAAARRR BIAAASAA!!! Ibarat baterai yang selalu dicharge. Maaf loh pak......
Nah kalau tadi sudah nilai plus serta usulan untuk training ini sekarang boleh donk kalau saya melihat kekurangannya. Tadi di mobil,saya dan teman-teman membicarakan training ini dan kami agak sedikit kecewa dengan sesi terakhir yang menurut kami seharusnya diisi dengan acara yang membahagiakan dan memberi semangat kepada kami para guru untuk menjadi guru yang akan memberi inspirasi untuk semuanya yah...seperti judul trainingnya diatas. Meski kami pun tahu muhasabah diri itu sangat penting.
Ohya...pas di mobil,sahabatku Mbak Inta telepon,alhamdulillah mau nraktir saya. Kapan mbak????? saya siap kok....kita atur waktu secepatnya ok!
Selamat pagi Indonesia,sekarang sudah jam 00.35,its time to sleep. Insyaallah kalau ada waktu dan pinjaman internet dari adik saya (cat:masih ga modal he...he..) saya mau cerita tentang sekolah saya KB/TKIT Lebah Madu yang berada di BSD (Bumi Serpong Damai).
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Selasa, 08 Juli 2008
KELEMAHAN MANUSIA
Assalamu'alaikum wr.wb.
artikel ini diambil dari www.harunyahya.com. Semoga artikel ini dapat digunakan untuk muhasabah diri terutama untuk diri saya.amin
Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna dan melengkapinya dengan sifat yang unggul. Keunggulannya dibandingkan seluruh makhluk sebagaimana ditunjukkan oleh kemampuan intelektualnya yang khas dalam berpikir dan memahami, dan kesiapannya untuk belajar dan mengembangkan budaya tidak perlu dipertanyakan lagi.
Pernahkah Anda berpikir, mengapa meski memiliki seluruh sifat yang unggul ini manusia memiliki tubuh yang sangat rentan, yang selalu lemah terhadap ancaman dari luar dan dalam? Mengapa begitu mudah terserang mikroba atau bakteri, yang begitu kecil bahkan tidak tertangkap oleh mata telanjang? Mengapa ia harus menghabiskan waktu tertentu setiap harinya untuk menjaga dirinya bersih? Mengapa ia membutuhkan perawatan tubuh setiap hari? Dan mengapa ia bertambah usia sepanjang waktu?
Manusia menganggap semua kebutuhan ini adalah fenomena alami. Namun, sebagai manusia, keperluan perawatan tersebut memiliki tujuan tersendiri. Setiap detail kebutuhan manusia diciptakan secara khusus. Ayat "manusia diciptakan dalam keadaan lemah" (QS. An-Nisaa’, 4: 28) adalah pernyataan yang jelas dari fakta ini.
Kebutuhan manusia yang tanpa batas diciptakan dengan sengaja: agar ia mengerti bahwa dirinya adalah hamba Allah dan bahwa dunia ini adalah tempat tinggalnya yang sementara.
Manusia tidak memiliki kekuasaan apa pun terhadap tanggal dan tempat kelahirannya. Sebagaimana halnya, ia tidak pernah mengetahui di mana atau bagaimana ia akan meninggal. Lebih lanjut lagi, seluruh usahanya untuk membatasi faktor-faktor yang berpengaruh negatif bagi hidupnya adalah sia-sia dan tanpa harapan.
Manusia memang memiliki sifat rentan yang membutuhkan banyak perawatan untuk tetap bertahan. Ia pada hakikatnya tidak terlindungi dan lemah terhadap kecelakaan tiba-tiba dan tak terduga yang terjadi di dunia. Sama halnya, ia tidak terlindungi dari risiko kesehatan yang tidak dapat diperkirakan, tak peduli apakah ia penghuni peradaban yang tinggi atau pedesaan di gunung yang terpencil dan belum maju. Sepertinya setiap saat manusia dapat mengalami penyakit yang tak tersembuhkan atau mematikan. Kapan pun, dapat terjadi suatu kecelakaan yang menyebabkan kerusakan tak tersembuhkan pada kekuatan fisik atau daya tarik seseorang yang tadinya membuat cemburu. Lebih jauh, hal ini terjadi pada seluruh manusia: apa pun status, kedudukan, ras, dan sebagainya, tidak ada pengecualian terhadap akhir tersebut. Baik kehidupan seorang pesohor dengan jutaan penggemar dan seorang penggembala biasa dapat berubah secara drastis pada suatu saat karena kecelakaan yang tidak terduga.
Tubuh manusia adalah organisme lemah yang terdiri dari tulang dan daging dengan berat rata-rata 70-80 kg. Hanya kulit yang lemah melindunginya. Tidak diragukan, kulit yang sensitif ini dapat dengan mudah terluka dan memar. Ia menjadi pecah-pecah dan kering ketika terlalu lama terkena sinar matahari atau angin. Untuk bertahan terhadap berbagai gejala alam, manusia harus berjaga-jaga terhadap dampak lingkungan.
Meskipun manusia dilengkapi dengan sistem tubuh yang luar biasa, "bahan-bahan"nya — daging, otot, tulang, jaringan saraf, sistem kardiovaskuler dan lemak — cenderung meluruh. Bila manusia terdiri dari bahan lain, bukan daging dan lemak, bahan yang tidak memberi jalan bagi penyusup dari luar seperti mikroba dan bakteri, tidak akan ada kesempatan untuk menjadi sakit. Bagaimanapun, daging adalah zat yang paling lemah: ia menjadi busuk bahkan berulat bila dibiarkan pada suhu ruang untuk beberapa waktu.
Untuk senantiasa mengingatkan kepada Allah, manusia acap kali merasakan kebutuhan pokok tubuhnya. Jika terkena cuaca dingin, misalnya, ia mengalami risiko kesehatan; sistem kekebalan tubuhnya perlahan-lahan "jatuh". Pada saat tersebut, tubuhnya mungkin tidak dapat menjaga temperatur tubuh konstannya (37ºC) yang penting untuk kesehatan yang baik.1 Laju jantungnya melambat, pembuluh-pembuluh darahnya berkontraksi, dan tekanan darah meningkat. Tubuhnya mulai menggigil sebagai cara untuk mendapatkan panas kembali. Penurunan suhu tubuh pada 35ºC diiringi tekanan denyut nadi dan kontraksi pembuluh darah di lengan, kaki, dan jari-jari menandakan kondisi yang mengancam jiwa.2 Seseorang dengan suhu tubuh 35ºC menderita disorientasi sangat parah dan terus-menerus tertidur. Fungsi-fungsi mental melambat. Sedikit saja penurunan suhu tubuh membawa konsekuensi demikian, tetapi lebih banyak terkena cuaca dingin, yang menyebabkan suhu tubuh di bawah 33ºC, akan mengakibatkan hilangnya kesadaran. Pada 24ºC, sistem pernafasan tidak berfungsi. Otak mengalami kerusakan pada 20ºC dan akhirnya jantung berhenti pada 19ºC dengan membawa akhir yang tidak dapat dihindari: kematian.
Ini hanyalah satu dari sekian contoh yang akan dikembangkan lebih jauh pada halaman-halaman berikut buku ini. Contoh-contoh ini dikemukakan untuk menekankan bahwa disebabkan oleh berbagai faktor yang tidak dapat ditawar-tawar yang membahayakan keberadaannya, manusia tidak pernah menemukan kepuasan mendalam selama hidupnya. Tujuannya adalah untuk mengingatkan pembaca bahwa manusia hendaknya menghindari kecintaan buta terhadap hidup dan berhenti menghabiskan seluruh hidupnya mengejar mimpi, dan sebaliknya, selalu mengingat Allah dan hidup yang sesungguhnya, hari akhirat.
Ada surga abadi yang dijanjikan kepada manusia. Sebagaimana akan dapat dilihat oleh pembaca pada halaman-halaman berikutnya, surga adalah tempat kesempurnaan. Dalam surga, manusia akan sungguh-sungguh terjaga dari seluruh kelemahan dan ketidaksempurnaan fisik yang mengelilinginya di bumi. Segala yang ia inginkan dapat diraih dengan mudah. Lebih lanjut, kelelahan, kehausan, keletihan, kelaparan, dan luka tidak akan ada di surga.
Membantu manusia untuk memikirkan sifat mereka sesungguhnya dan dengan konsekuen memiliki pengertian mendalam terhadap keagungan tak terbatas dari sang Pencipta adalah tujuan lain buku ini. Sebagai tambahan, pemahaman bahwa manusia membutuhkan bimbingan Allah tentunya sangat dibutuhkan setiap orang. Allah menyatakan hal ini dalam ayat-ayat berikut:
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. Faathir, 35: 15)
(adopted from www.harunyahya.com)
artikel ini diambil dari www.harunyahya.com. Semoga artikel ini dapat digunakan untuk muhasabah diri terutama untuk diri saya.amin
Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna dan melengkapinya dengan sifat yang unggul. Keunggulannya dibandingkan seluruh makhluk sebagaimana ditunjukkan oleh kemampuan intelektualnya yang khas dalam berpikir dan memahami, dan kesiapannya untuk belajar dan mengembangkan budaya tidak perlu dipertanyakan lagi.
Pernahkah Anda berpikir, mengapa meski memiliki seluruh sifat yang unggul ini manusia memiliki tubuh yang sangat rentan, yang selalu lemah terhadap ancaman dari luar dan dalam? Mengapa begitu mudah terserang mikroba atau bakteri, yang begitu kecil bahkan tidak tertangkap oleh mata telanjang? Mengapa ia harus menghabiskan waktu tertentu setiap harinya untuk menjaga dirinya bersih? Mengapa ia membutuhkan perawatan tubuh setiap hari? Dan mengapa ia bertambah usia sepanjang waktu?
Manusia menganggap semua kebutuhan ini adalah fenomena alami. Namun, sebagai manusia, keperluan perawatan tersebut memiliki tujuan tersendiri. Setiap detail kebutuhan manusia diciptakan secara khusus. Ayat "manusia diciptakan dalam keadaan lemah" (QS. An-Nisaa’, 4: 28) adalah pernyataan yang jelas dari fakta ini.
Kebutuhan manusia yang tanpa batas diciptakan dengan sengaja: agar ia mengerti bahwa dirinya adalah hamba Allah dan bahwa dunia ini adalah tempat tinggalnya yang sementara.
Manusia tidak memiliki kekuasaan apa pun terhadap tanggal dan tempat kelahirannya. Sebagaimana halnya, ia tidak pernah mengetahui di mana atau bagaimana ia akan meninggal. Lebih lanjut lagi, seluruh usahanya untuk membatasi faktor-faktor yang berpengaruh negatif bagi hidupnya adalah sia-sia dan tanpa harapan.
Manusia memang memiliki sifat rentan yang membutuhkan banyak perawatan untuk tetap bertahan. Ia pada hakikatnya tidak terlindungi dan lemah terhadap kecelakaan tiba-tiba dan tak terduga yang terjadi di dunia. Sama halnya, ia tidak terlindungi dari risiko kesehatan yang tidak dapat diperkirakan, tak peduli apakah ia penghuni peradaban yang tinggi atau pedesaan di gunung yang terpencil dan belum maju. Sepertinya setiap saat manusia dapat mengalami penyakit yang tak tersembuhkan atau mematikan. Kapan pun, dapat terjadi suatu kecelakaan yang menyebabkan kerusakan tak tersembuhkan pada kekuatan fisik atau daya tarik seseorang yang tadinya membuat cemburu. Lebih jauh, hal ini terjadi pada seluruh manusia: apa pun status, kedudukan, ras, dan sebagainya, tidak ada pengecualian terhadap akhir tersebut. Baik kehidupan seorang pesohor dengan jutaan penggemar dan seorang penggembala biasa dapat berubah secara drastis pada suatu saat karena kecelakaan yang tidak terduga.
Tubuh manusia adalah organisme lemah yang terdiri dari tulang dan daging dengan berat rata-rata 70-80 kg. Hanya kulit yang lemah melindunginya. Tidak diragukan, kulit yang sensitif ini dapat dengan mudah terluka dan memar. Ia menjadi pecah-pecah dan kering ketika terlalu lama terkena sinar matahari atau angin. Untuk bertahan terhadap berbagai gejala alam, manusia harus berjaga-jaga terhadap dampak lingkungan.
Meskipun manusia dilengkapi dengan sistem tubuh yang luar biasa, "bahan-bahan"nya — daging, otot, tulang, jaringan saraf, sistem kardiovaskuler dan lemak — cenderung meluruh. Bila manusia terdiri dari bahan lain, bukan daging dan lemak, bahan yang tidak memberi jalan bagi penyusup dari luar seperti mikroba dan bakteri, tidak akan ada kesempatan untuk menjadi sakit. Bagaimanapun, daging adalah zat yang paling lemah: ia menjadi busuk bahkan berulat bila dibiarkan pada suhu ruang untuk beberapa waktu.
Untuk senantiasa mengingatkan kepada Allah, manusia acap kali merasakan kebutuhan pokok tubuhnya. Jika terkena cuaca dingin, misalnya, ia mengalami risiko kesehatan; sistem kekebalan tubuhnya perlahan-lahan "jatuh". Pada saat tersebut, tubuhnya mungkin tidak dapat menjaga temperatur tubuh konstannya (37ºC) yang penting untuk kesehatan yang baik.1 Laju jantungnya melambat, pembuluh-pembuluh darahnya berkontraksi, dan tekanan darah meningkat. Tubuhnya mulai menggigil sebagai cara untuk mendapatkan panas kembali. Penurunan suhu tubuh pada 35ºC diiringi tekanan denyut nadi dan kontraksi pembuluh darah di lengan, kaki, dan jari-jari menandakan kondisi yang mengancam jiwa.2 Seseorang dengan suhu tubuh 35ºC menderita disorientasi sangat parah dan terus-menerus tertidur. Fungsi-fungsi mental melambat. Sedikit saja penurunan suhu tubuh membawa konsekuensi demikian, tetapi lebih banyak terkena cuaca dingin, yang menyebabkan suhu tubuh di bawah 33ºC, akan mengakibatkan hilangnya kesadaran. Pada 24ºC, sistem pernafasan tidak berfungsi. Otak mengalami kerusakan pada 20ºC dan akhirnya jantung berhenti pada 19ºC dengan membawa akhir yang tidak dapat dihindari: kematian.
Ini hanyalah satu dari sekian contoh yang akan dikembangkan lebih jauh pada halaman-halaman berikut buku ini. Contoh-contoh ini dikemukakan untuk menekankan bahwa disebabkan oleh berbagai faktor yang tidak dapat ditawar-tawar yang membahayakan keberadaannya, manusia tidak pernah menemukan kepuasan mendalam selama hidupnya. Tujuannya adalah untuk mengingatkan pembaca bahwa manusia hendaknya menghindari kecintaan buta terhadap hidup dan berhenti menghabiskan seluruh hidupnya mengejar mimpi, dan sebaliknya, selalu mengingat Allah dan hidup yang sesungguhnya, hari akhirat.
Ada surga abadi yang dijanjikan kepada manusia. Sebagaimana akan dapat dilihat oleh pembaca pada halaman-halaman berikutnya, surga adalah tempat kesempurnaan. Dalam surga, manusia akan sungguh-sungguh terjaga dari seluruh kelemahan dan ketidaksempurnaan fisik yang mengelilinginya di bumi. Segala yang ia inginkan dapat diraih dengan mudah. Lebih lanjut, kelelahan, kehausan, keletihan, kelaparan, dan luka tidak akan ada di surga.
Membantu manusia untuk memikirkan sifat mereka sesungguhnya dan dengan konsekuen memiliki pengertian mendalam terhadap keagungan tak terbatas dari sang Pencipta adalah tujuan lain buku ini. Sebagai tambahan, pemahaman bahwa manusia membutuhkan bimbingan Allah tentunya sangat dibutuhkan setiap orang. Allah menyatakan hal ini dalam ayat-ayat berikut:
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. Faathir, 35: 15)
(adopted from www.harunyahya.com)
Sabtu yang melelahkan......
Sabtu kemarin,sehabis syuro FDK Albayan ITI, saya pergi ke bertemu Bu Tri (staff Ledu). Niatnya cari buku dan kado untuk jeng shinta yang MILAD hari ahad ini (cat: untuk shinta,smg lebih diberkahi ya umurnya),eh ternyata bu Tri ini membawa saya ke Lipo Karawaci. Jujur, biar ga begitu jauh dari Serpong,saya baru sekali itu kesana. Pertamakali menginjakkan kaki kesana,agk pusing karena "RAMAIIIIII" (mungkin karena liburan). Singkat cerita,kami langsung menuju ke GRAMEDIA. Gramedianya cukup lengkap,ga jauh beda sama yang di Pondok Indah Mall atau Bintaro Plaza. Setelah saya mendapatkan apa yang saya cari,lalu kami jalan-jalan sebentar mengelilingi Mall tersebut apalagi Papa titip belikan sandal disana. Nah, akhirnya sehabis sholat Maghrib,kami pun pulang. Namun, apa yang terjadi??????? disana ada renovasi,kita keluar melalui pintu timur. Disana tidak ada angkot (mau naik taksi,sayang ah...). Ternyata eh ternyata untuk dapat angkot kijang biru kami harus memutar kembali. Capek.......tapi alhamdulillah sampailah kami di rumah masing-masing dengan selamat.
Sabtu, 28 Juni 2008
From The Beginning....
23.15 WIB
Assalamu'alaikum.....selamat malam ....
Fiuuuhh.........sehari ini saya nulis di blog 3x loh (amazing....). Yach mumpung internetnya lagi gratis (cat: pakai koneksi adik laki-lakiku seorang). Makasih ya de....
Singkat cerita,seharian ini..saya betul-betul belajar dari awal,bagaimana merubah tampilan di blog,menambah halaman,membuat link,de el-el. Meski kadang-kadang adikku bilang "Mbak cerewet,suka tanya ini itu". Tapi saya usaha terus...MAJU TERUS PANTANG MUNDUR (kalau cerewet sih dari dulu he...he....)
Sebenarnya wajar toh cerewet...mungkin kalau buat adikku itu mudah,gimana ga??? lulusan Instrumentasi dan Teknologi Komputer IPB, belum lagi sekarang kerja jadi programmer di perusahaan asing. By the way Mbakmu ini bangga loh punya adik yang bisa komputer. Meski telat belajarnya,tapi paling gak,Mbak Venty gak GAPTEK sekaleeeee. Makasih ya....Dek. Oh ya satu lagi,makasih juga teruntuk sahabatkoe "Mbak Inta Hastuningtyas", melalui blognya "hastuning.blogspot.com", saya belajar banyak. She is the best motivator for me!!!!! Jazakumullah Khairan Katsira.
Wassallam
Assalamu'alaikum.....selamat malam ....
Fiuuuhh.........sehari ini saya nulis di blog 3x loh (amazing....). Yach mumpung internetnya lagi gratis (cat: pakai koneksi adik laki-lakiku seorang). Makasih ya de....
Singkat cerita,seharian ini..saya betul-betul belajar dari awal,bagaimana merubah tampilan di blog,menambah halaman,membuat link,de el-el. Meski kadang-kadang adikku bilang "Mbak cerewet,suka tanya ini itu". Tapi saya usaha terus...MAJU TERUS PANTANG MUNDUR (kalau cerewet sih dari dulu he...he....)
Sebenarnya wajar toh cerewet...mungkin kalau buat adikku itu mudah,gimana ga??? lulusan Instrumentasi dan Teknologi Komputer IPB, belum lagi sekarang kerja jadi programmer di perusahaan asing. By the way Mbakmu ini bangga loh punya adik yang bisa komputer. Meski telat belajarnya,tapi paling gak,Mbak Venty gak GAPTEK sekaleeeee. Makasih ya....Dek. Oh ya satu lagi,makasih juga teruntuk sahabatkoe "Mbak Inta Hastuningtyas", melalui blognya "hastuning.blogspot.com", saya belajar banyak. She is the best motivator for me!!!!! Jazakumullah Khairan Katsira.
Wassallam
Renang.......

Jumat, 26 Juni 2008
Assalamu'alaikum......beberapa hari liburan tapi sepertinya lamaaaaa.........sekali. Akhirnya kemarin, murid-murid Liqo (tingkat SD) mau adakan fun holiday, dikarenakan minggu depan banyak dari mereka "liburan" bersama keluarga jadilah kita ke Bukit Dago Sport Centre untuk berenang. Ternyata mrid-murid saya yang sekarang sudah SMP kelas II mengajak saya ketemuan,saya ajak juga mereka berenang trus...adik-adik mahasiswa ITI (Viola,Hamdah,Oppie dan Rezka) juga mau ikutan. Alhasil seperti lintas generasi saja he...he... Alhamdulillah dengan menyewa angkot,kami tiba disana dengan selamat jam 07.30 WIB. Ternyata ajang ini bagus juga selain mereka punya kenalan baru...mereka bisa melakukan riyadhoh bersama,dan ga lupa jalinan ukhuwah islamiah pun akan makin terjalin dengan erat (cat: tidak melihat umur). Disana mereka having Fun, yang belum bisa berenang diajari berenang oleh Kakak mahasiswanya, yang SMP membuat permainan air dengan bola, de el-el. Insyaallah seru. Sepulang dari sana, saya dan murid-murid SMP (Raudina,Rinda dan Ranti) kembali ke rumah untuk belajar membuat donat. Alhamdulillah...berhasil, empuk dan lezat loh !!!!!!!!! ( Cat: Oh ya foto diatas....belum ada anak-anak SMPnya)
RIHLAH FOR TEACHERS



Senin, 23 Juni 2008
Tangkuban Perahu...................alhamdulillah akhirnya kami sampai disana juga disana.
(Cat: disamping ada foto yang sempat diambil sebelum low bat,dipasang miring untuk mengecek kesehatan mata anda he..he..)
Action.......!!!!! Mulai.........bercerita
Pagi-pagi....jam 6.30 WIB, saya sudah stand by di depan BCA,Taman Jajan BSD. Gak lupa bawa bekal makan siang buat semuanya dengan lauk ayam bakar bumbu rujak,gimbal jagung,lalap + sambal,orek tempe,hmm........buatan "MAMA" di rumah jadi insyaallah ditanggung halal. Kemudian,satu-persatu datang, guru-guru KB/TKIT Lebah Madu ada Bu Husnul,Bu Tri,Bu Sugi,Bu Siti dengan bayinya "wildan" dan Bu Eri bersama 3 anaknya yang tercinta. Sayang.....Bu Yona dan Bu Yuyun ga ikut.
Oh ya .....Bu Eri bawa mobil sendiri loh (ga kebayang capeknya......tapi salut untuk bu Eri), dan yang lainnya naik mobil Bu Eri yang lain (terimakasih atas pinjaman mobilnya bu... :-) )
Jam 07.00 WIB. kita berangkat dari BSD lewat tol cipularang keluar di "SADANG". Nah,kita juga lewat Subang, Subhanallah.....kanan-kiri jalan masih rimbun dengan pepohonan (terutama pohon karet) jadi ingat kalau dulu di Serpong juga banyak pohon karet sebelum BSD berkembang seperti ini. Tapi sayang.....sekarang pohon-pohon karet hanya bisa ditemui didepan komplek BATAN INDAH dan dekat kampus ITI. Teruskan lagi ya........setelah itu hampir sampailah di Tangkuban Perahu.Jalanan yang menanjak,kebun-kebun teh yang berbaris hijau,uh.... sepertinya kalau berdecak kagum itu masih kurang,karena Maha Karya Sang Pencipta sedang disuguhkan disana. Hijau...asri...tertata rapi....sejuk....mata saya langsung segar dan terbuka lebar. Finally... jam 10.30 WIB sampailah kami di Tangkuban Perahu dengan harga tiket masuk per orang Rp.12.500,- dan mobil Rp.9.000,- .
My handphone low bat,lucunya beberapa teman juga low bat he...he...(seperti ga niat untuk komunikasi dengan dunia luar). Ya sudah..kita foto-foto tapi pakai kamera jaman dulu (cat: bukan digital). Sesampainya diatas suguhan musik angklung langsung menyentuh jiwa serasa dimana......gitu...lalu angin dingin tapi matahari menyengat juga ga kalah menyambut kedatangan kita. Ohya lupa...di Tangkuban Perahu ada beberapa kawah,nah...kita ke kawah Ratu,Pemandangannya lumayan.....
Disana banyak yang jual souvenir-souvenir seperti tas,angklung,gantungan kunci bahkan kayu batik. Cerita soal souvenir, saya beli gantungan kunci angklung yang saya cuma bisa temui di satu penjual souvenir, lucu.... terus karena pentas akhir tahun sekolah kemarin dapat kenang-kenangan Angklung dari SILEDU jadi saya juga beli angklung untuk latihan di rumah. Satu lagi saya beli kayu batik. Katanya,kayu batik ini adalah kayu Pakis,motif batiknya sudah terbentuk dengan sendirinya. Motifnya keren.....Subhanallah lagi-lagi Allah memberikan bukti kekuasaanNya.
Setelah puas foto-foto dan sholah dzuhur dengan air es (cat: terlalu dingin) disana,kita makan siang di dekat kawah domas. Alhamdulillah kenyang....lalu kita langsung meluncur ke bawah,kemana lagi kalau bukan ke Bandung. Kita ke Cihampelas,mampir ke beberapa Factory Outlet dan Ciwalk. Mungkin karena kita bukan anak gaul lagi kali ya....jalan-jalan kesana, ga satupun yang dibeli habis mikirnya di ITC BSD aja ada (he...he.... dasar ibu guru). Tapi satu yang ga boleh ketinggalan yaitu "HUNTING" oleh-oleh seperti keripik tempe,tahu,kartika sari,de el el. Setelah puas kita cari tempat sholat dan makan malam di drive thru' habis itu pulang deh. Alhamdulillah saya sampai rumah jam 21.15 WIB dengan bawaan-bawaan berat (maklum....mumpung kesana ga naik angkutan umum).
Langganan:
Postingan (Atom)


