Senin, 07 Oktober 2013

My trip To Malang,East Java --- Tiga (3)

Alhamdulillah..masih ketemu lagi disini, assalamu'alaikum..... Setelah kemarin mengingat perjalanan ketika ke BNS (Batu Night Spectacular) so kini waktunya kita ke perjalanan selanjutnya menuju Jatim Park 2. Usai dari BNS,mata saya agak sulit terpejam,tapi tetap saja harus dipaksa istirahat meski akhirnya saya bangun sebelum adzan subuh berkumandang. Hawa dingin menyeruak tatkala menyisihkan waktu untuk berdua bersama sang Khalik. Hmmm....hati dan pikiran ini langsung menjadi tenang. Tak lama setelah sholat subuh dan merapikan yang harus dirapihkan :)), saya mengajak Bu Erna untuk jalan-jalan pagi dan menuju pasar mencari sarapan.
Bbbrrrrrr.....dingin dan sepi pula. Pemandangan yang terhampar cukup indah dipandang mata. Mata saya pun langsung mencari warung/tenda kecil atau bahkan tempat lesehan yang menjual makanan.Hhhh..tapi sayang sungguh disayang sepanjang perjalanan ke pasar kami tidak menemukannya. Akhirnya setelah kurang lebih 15 menit berjalan,sampailah kami di pasar,saya langsung mencari petis. Tak dinyana petis pun agak sulit dicari teman...teman. Nah, sambil berkeliling,kami mulai hunting makanan kecil seperti ote-ote,cenil,dll. Jen wuenak tenan. Hmm...matahari sudah mulai tinggi,saya dan Bu Erna segera bergegas kembali pulang ke penginapan . Saat yang ditunggu pun tiba, jam 9,kami mulai memasuki kawasan Jatim Park 2 (Batu secret Zoo dan Museum satwa). Harga tiket terusan saat itu Rp. 90.000,- Meski tidak selengkap taman safari tapi binatang-binatang yang ada disana cukup beragam,bahkan tersedia papan games untuk pengunjung dalam mengenali anggota tubuh hewan yang ada disana. Tempatnya ditata sangat artistik (menurut saya loh),karena setiap tempat dan sudut menyuguhkan pemandangan dan kesan yang berbeda. Sungguh menarik...asli sangat menarik. Saya gak akan keberatan kok kalau sering kesini hehehe......
Seperti biasa,saya selalu pulang belakangan untuk menikmati semua yang ada. Nah kali ini saya pulang bersama Bu Erna,Bu Zahidah,Bu Sri dan Zakia. Kami berempat menyusuri Jatim Park 2 dengan santai bahkan kami menyempatkan diri untuk makan takoyaki dan membeli oleh-oleh Jamu beras kencur dan Kunyit Asam di dekat pintu keluar Jati Park 2. ^_^ Sudah mulai sore,kami pun berjalan ke arah Museum Satwa. Weittss..... yang menakjubkan adalah bangunan Museum tersebut. Dengan warna putih disangga pilar-pilar besar nan tinggi membuat Museum Satwa terlihat megah. Hahaha...tidak perlu dikomando lagi,kami langsung mengeluarkan kamera masing-masing dan sibuk ambil view yang bagus untuk berfoto. Hadeuh...kebiasaan yang susah hilang. ck..ck..ck...
Setelah puas beraksi dengan kamera,kami pun memasuki museum wisata. Whooaa...kami seperti masuk dalam zaman prasejarah. Bahkan Dinosaurus menyambut kami di pintu masuk. Hehehe.... hanya replika kok. Seperti halnya Jatim Park 2 , sisi edukatif yang ditampilkan di Museum Satwa sangat menonjol didukung oleh design tempat,keterangan yang cukup detail mengenai sejarah dan kepunahan hewan tersebut hingga penggunaan teknologinya. Wuiihh...gak nyesel jauh-jauh kesana. Puaaassss.......
Tak terasa sudah hampir jam 4 sore. (dari pagi?????), dan kami belum makan siang. Akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi jalan-jalan kami di kawasan Jatim Park 2 tersebut. Ya..tapi begitulah,meski ingin buru-buru pulang karena sudah sore,tetap saja kami mampir dulu untuk membeli oleh-oleh lagi dan menikmati kembali bakso Malang.
Malam itu kami tidak kemana-mana dan menggunakan waktu untuk istirahat karena ternyata cukup lelah juga berkeliling jalan kaki dari pagi hingga sore. Dan tak lupa,siapkan diri untuk berbenah karena esok hari (siang),kami harus pulang.
Pagi kembali hadir,kali ini Ibu Guru lain yang ke pasar dan membeli pecel malang. Wah...sedap,belum lagi ditambah dengan tempe malang yang mempunyai citarasa tersendiri. Kata orang.."surga dunia" hehehe.... Tidak lama,travel pun menjemput kami. Kami akan mampir ke beberapa tempat sebelum berakhir menuju stasiun malang dengan kereta Matarmaja yang akan membawa kami ke Jakarta. Yups...meski tidak memetik buah apel tapi,kami menyempatkan diri untuk mampir sebentar ke Kusuma Agrowisata,Batu-Malang,kemudian ke pusat oleh-oleh yang banyak terhampar di daerah Malang untuk sekedar membeli keripik tempe,wingko apel,cuka apel malang dan segala sesuatu yang berbau apel. Pusiiinggg.... ^_^
Ternyata,masih cukup lama saatnya kereta datang,lalu saya coba mengajak semuanya ke Toko "Oen" yang terletak di Jl.Basuki Rahmat,Malang untuk menikmati es krim. Hmmm....nuansa belanda masih terasa disana,banyak orang asing yang juga sedang menikmati es krim. Sesaat,kami bingung..coz tidak ada pelayan yang menghampiri atau bahkan menyapa. Ahaa....singkat cerita,kami akhirnya mengambil kesimpulan setelah melihat daftar menu,ternyata ada beberapa makanan yang 'haram' bagi kami umat islam,so apapun menu yang ada disana tidak bisa dijamin ke halalannya. Rencana makan es krim terbanglah sudah...tapi itu bukan akhir cerita. Tepat didepan "Oen" ada restaurant siap saji Mc Donald dan KFC. Kami pun langsung menuju KFC untuk membeli bekal makan di dalam kereta. Saat itu sepi,lucunya tiba-tiba ada beberapa petugas keamanan (bodyguard) yang masuk dan ternyata seorang artis sedang melakukan promo.Yup...Afgan datang. Hadeuuhh... 2 hari di Malang, 2 hari itu pula bertemu artis. upsss..aya lupa ya cerita kalau di Jatim Park,secara tidak sengaja kami berpapasan dengan Mona Ratuliu dan keluarga. Hehehe....Rasanya bertemu artis???? hmmm...biasa saja kok,cukup tahu saja. Nah kalau mengenai Afghan ini berbeda,karena keadaan masih sepi jadi ibu Guru (teman-teman) saya yang ada disana diajak untuk berfoto dengan Afghan dan mendapatkan tandatangan di CD album lagunyan. Jelaslah mereka senang,karena mayoritas adalah fans lagu-lagu dan suara Afghan. Ditawari itu,siapa yang menolak. Ck..ck..ck... akhirnya tinggallah saya sendiri yang menunggu pesanan makanan karena jujur saya bukan fans artis manapun. Sekedar suka mendengarkan musik yang memang enak dan nyaman untuk didengar. ^_^
Singkat cerita,kami sampailah di stasiun. Ibu Eri,Zakia dan Izaaz pun pulang terlebih dahulu. Sedangkan kami masih sekitar 1,5 jam lagi menunggu. Hwaaaa....tiiidaaakk, saya lupa pesanan Mama untuk membeli petis yang enak dari Malang. Langsung saja saya menarik tangan Bu Erna dan bergegas ke pusat Oleh-oleh,ternyata tidak ada stok petis. Hiks..hiks.. Ibu penjual itupun menyarankan kami untuk ke pasar yang terdekat. Wah,meski rintik hujan sudah turun,saya tetap nekat menembusnya. Berlari kecil,naik angkot dan walah...saya bingung turun dimana. Alhamdulillah seorang adik kecil memberitahu kami. Bagaimana tidak bingung,bentuk pasar tidak terlihat dari tepi jalan raya. Ternyata...pasar ada di dalam ruko-ruko kecil yang terjajar rapi dan bersih. Yeesss...saya pun mendapatkannya. Semua versi petis saya beli. Kemudian kami pun buru-buru kembali menuju stasiun. Gak lucu kan kalau ketinggalan kereta cuma karena cari petis. Apa kata dunia ?????? ^_^
Hhhh...akhirnya perjalananpun diakhiri dengan naik kereta kembali meski kelompok kami terbagi di dua gerbong yang berbeda. But its okay,selama dua gerbong itu sama sama menuju Jakarta. Betul kan??? Hehehe... dan...sampailah kami di Stasiun Senen. Sampai Jumpa lagi Malang..... '

Tidak ada komentar: